50 Orang dilakukan Tes Swab di Sekretariat DPRD Kalsel

Kepala Bagian Tata Usaha DPRD Kalsel, Riduansyah.

Banjarmasin, kalselpos.com – Sebanyak 50 dari 300 orang dari anggota DPRD Kalsel, Aparatur Sipil Negara( ASN), tenaga honorer, petugas kebersihan, supir dan yang lainnya jalani tes swab massal yang dilakukan sekretariat DPRD Kalsel, Senin 10 Agustus 2020.

Pelaksanaan tes swab massal ini dilakukan guna memastikan keamanan setiap personal dari terpaparnya virus Corona arau Covid-19 di areal perkantoran rumah Banjar.

Bacaan Lainnya

“Rencananya tes swab ditargetkan 300 orang, akan tetapi terkendala administrasi data, sehingga hanya 100 orang saja yang melakukan,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha DPRD Kalsel, Riduansyah.

Seharusnya data calon tes swab ini terkumpul pada hari Jumat kemarin, sambungnya, yakni dengan menyertakan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), namun hingga memasuki pelaksanaan swab hanya 50 orang saja resmi terdata, selebihnya belum.

Di saat pelaksanaan sesuai jadwal secara mendadak bertambah 50 orang lagi, jadi total ada 100 orang, sebutnya”.

“Yang mengumpul kepada kami sekitar 50 orang, sedangkan sisanya spontan mendaftarkan diri pada pelaksanaan,” terangnya.

Riduan menyebutkan, untuk pengambilan swab ini hanya berjumlah 50 orang, sedangkan sisanya mungkin bertahap. Sesuai ketentuan pemeriksaan, swab ini wajib di ikuti setiap individu, sehingga pihaknya akan mengadakan agenda serupa dengan target 100 persen, apalagi akurasi hasil swab ini cukup baik.

“Kami akan memeriksa kembali orang-orang yang belum melaksanakan swab, diwajibkan untuk melakukan tes,” tegasnya.

Kemudian untuk hasil tes swab ini akan diketahui paling lambat 2 sampai 3 hari kedepan, kami berharap tidak ada hasil menunjukan positif terpapar.

“Semoga hasilnya sehat, tidak ada terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sidik
Editor : Muliadi