Adaptasi Kebiasaan Baru, Pemko Gandeng WUB Bikin 30 Ribu Masker

Pemko Banjarmasin menggandeng kelompok WUB untuk membuat masker dalam rangka mensosialisasikan adaptasinkebiasaan baru kepada masyarakat

Banjarmasin, kalselpos.com– Guna mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru atau New Normal’ kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggandeng kelompok Wira Usaha Baru (WUB) binaan Pemko untuk membuat 30 ribu lembar masker.

Bacaan Lainnya

Walikita Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, Alat Pelindung Diri (APD) jenis masker yang dibuat oleh kelompok WUB tersebut berbahan dasar kain untuk dibagikan kepada masyarakat dalam rangka mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru.

“Masker buatan WUB ini dibuat untuk dibagikan kepada masyarakat agar bisa disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan virus Corona,” ucapmya pada awak media, Sabtu (8/8/2020) siang.

Ia menjelaskan, masker tersebut dibuat oleh WUB binaan pemko yang berasal dari 5 kelompok, yakni binaan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja (Diakumteka), Kampung KB Kampung Baiman, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta binaan Dekranasda dan kaum difabel.

“Program ini betul-betul memperdayakan masyarakat sekaligus juga meningkatkan pendapatan pelaku UMKM khususnya bidang menjahit di Banjarmasin dalam menghadapi masa pendemi wabah Covid-19 ini,” jelasnya.

Kemudian, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan itu melanjutkan, 30 ribu masker kain bininan WUB tersebut nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Dinas SKPD terkait yang ada di Pemko Banjarmasin.

“Masing-masing Dinas mempunyai binaan yang ada di setiap kelurahan. Mereka nantinya akan turun ke masyarakat bersama pihak kecamatan untuk membagikan masker ini sekaligus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dalam memasuki era kebiasaan baru,” terangnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang paling terdampak akibat adanya wabah virus Corona ini, yaitu dampak kesehatan, ekonomi, sosial. Yang mana dampak kesehatan itu ditangani Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin.

“Dampak sosial kita tanggulangi dengan program jejaring pengamanan sosial. Seperti pembagian paket sembako yang diserahkan dimasa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB kemarin,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk menanggulangi dampak ekonomi, diantaranya Pemko telah memperdayakan masyarakat termasuk program Pemerintah Pusat untuk membantu menghidupkan UMKM yang ada di kota Banjarmasin.

“Tidak hanya itu Pemko Banjarmasin juga menyalurkan bantuan untuk upaya pemulihan ekonomi dicover 7 SKPD dan juga ASN peduli yang menyasar memperdayakan masyarakat seperti pembutan masker, hand sanitizer, dan APD,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri