Rahmadi bersama Kapolres Konvoi mengendarai Trail Cek Kesiagaan Antisipasi Karhutla

Wabup Batola H Rahmadian Noor bersama Kapolres AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melakukan pengecekan kesiapan perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam antisipasi Karhutla.

Marabahan, kalselpos.com – Berbagai kegiatan dipersiapkan dalam mengantisipasi kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Barito Kuala (Batola).

Mulai menggelar apel kesiapsiagaan, menggelar rakor, simulasi penanggulangan, hingga kegiatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati (Wabup) Batola H Rahmadian Noor bersama Kapolres AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif SIK MM melakukan pengecekan kesiapan personil dan peralatan di perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Batola, (04/08/20).

Wabup yang akrab disapa pak Rahmadi itu diikuti sejumlah pejabat seperti staf ahli Bidang Ekobang Rusmadi, Kadisbunak Suwartono Susanto, Kasatpol PP Anjar Wijaya, dan sejumlah perwakilan SKPD terkait dengan mengendarai trail berkonvoi menuju perusahaan perkebunan untuk melakukan pengecekan kesiapsiagaan.

Perusahaan pertama yang mendapat kunjungan adalah PT Barito Putra Plantation (BPP) yang berada di Desa Antar Raya Km 10 Kecamatan Tabukan.

Kemudian dilanjutkan ke PT Agri Bumi Sentosa (ABS) yang berada di Desa Telaran Kecamatan Marabahan.

Saat berada di PT BPP Wabup dan Kapolres beserta rombongan diajak mengelilingi lahan perusahaan sekaligus melakukan pengecekan peralatan pemadaman.

Tak hanya itu, Wabup dan rombongan juga diperlihatkan uji ketangkasan para personil perusahaan dalam menjajal alat pemadam yang digelar di sekitar base camp.

Menyaksikan segala kesiapan itu, Rahmadi nampak puas.
Ia mengutarakan, peninjauan yang dilakukan ini dalam rangka memastikan kesiapan perusahaan dalam upaya mendukung pemerintah daerah menghadapi kemungkinan terjadinya karhutla.

“Kita tahu sekarang sudah bulan Agustus yang jika dilihat gejala mulai memasuki musim kemarau. Kita ingin memastikan apakah pihak perusahaan benar-benar turut siaga untuk berpartisipasi mengantisipasi karhutla,” paparnya sembari menambahkan, mengingat berdasarkan perkiraan antara Agustus – September akan banyak terjadi hotspot.

Mantan anggota DPRD Batola itu menilai upaya yang dilakukan pihak perusahaan baik dari kesiapan personil maupun kelengkapan peralatan sudah sangat memadai.

Tinggal kesungguhan penerapan di lapangan. Pihak perusahaan turut berperan aktif menanggulangi bencana terutama kebakaran hutan dan lahan, sehingga tidak sampai merambah ke pemukiman penduduk.

“Kalau bisa sekecil apa pun api hendaknya segera dipadamkan,” pintanya.

Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif menambahkan pelaksanaan Patroli pencegahan Karhutla yang dilaksanakan ini adalah sekaligus dalam rangka menindaklanjuti arahan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta yang menginginkan untuk bersinergi dan menjalin kerjasama kemitraan bersama pemerintah daerah, TNI, stakeholders terkait, maupun seluruh elemen masyarakat.

Manager Kebun PT BPP, Setiono mengutarakan, pihaknya sudah siap menghadapi Karhutla.

Sedangkan kesiapan yang dilakukan berupa pendirian pos jaga sebanyak 23 buah yang mengelilingi wilayah HGU yang terletak di empat batas Kecamatan Marabahan, Bakumpai, Tabukan, dan Kuripan.

“Semua pos dijaga selama 24 jam dengan penjagaan dua ship yang melibatkan sekitar 90 personil,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliadi