Berry: Dari Desa, Sekolah dan Pasar Pangan Harus Aman Bahan Berbahaya

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan advokasi kegiatan terpadu desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah bertempat di pendopo HST. (ist)

Barabai,kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan advokasi kegiatan terpadu desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah bertempat di pendopo HST.

Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan mengatakan, terdapat tiga program prioritas nasional yang dilaksanakan oleh badan pengawas obat dan makanan (BPOM) untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan pangan.

Bacaan Lainnya

“Pertama gerakan keamanan pangan desa (GKPD), kedua pasar aman dari bahan berbahaya, dan ketiga pangan jajanan anak sekolah,”ujar wabup.

Kegiatan advokasi terpadu, akan mengintegrasikan ketiga program Nasional tersebut demi menumbuhkan komitmen pemerintah daerah dan pemerintah desa. “Pasar dan sekolah yang diintervensi dan merelasikan program pada daerah lain,”jelas Berry.

Ditambahkan Wabup, oleh karena itu ada beberapa perangkat daerah teknis dan unsur pemerintah desa yang dilibatkan dalam kegiatan advokasi terpadu ini. Pangan merupakan kebutuhan dasar hidup yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia.

Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama dalam mengintervensi keamanan pangan yang akan dikonsumsi masyarakat untuk mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang baik di tingkat nasional maupun daerah termasuk pedesaan hingga perseorangan secara merata.

Melalui kegiatan advokasi terpadu nantinya akan mengintegrasikan ketiga Program Nasional tersebut demi menumbuhkan komitmen Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa, Pasar dan Sekolah yang telah diintervensi dan mereplikasi program pada daerah lain.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan ikut mensukseskan program nasional yang dilaksanakan oleh Balai POM Kalsel yang bertujuan untuk menggugah komunitas Desa, komunitas pasar, dan komunitas Sekolah agar dapat berdaya, berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitasnya masing-masing,” sampainya.

Dukungan dan komitmen bersama merupakan kunci sukses dari pelaksanaan program Nasional pemberdayaan masyarakat.

“Demi terwujudnya masyarakat sehat yang menerapkan prinsip-prinsip dan memiliki kesadaran keamanan pangan sehingga dapat menjadi konsumen yang cerdas saya menghimbau, marilah kita bersatu padu dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di HST sehingga terwujud masyarakat yang agamis, mandiri, sejahtera dan bermartabat, “pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:adiyat
Editor:wandi

Pos terkait