Hindari Kerumunan, Ini Cara Panitia Masjid Hasanuddin Madjedie Bagikan Daging Kurban

Penyembelihan hewan kurban di Masjid Hasanuddin Madjedie, Kota Banjarmasin yang dilakukan dengan penerapan protokol kesehtan yang ketat (Hafidz)

Banjarmasin, kalselpos.com – Panitia Masjid Hanasuddin Madjedie, Banjarmasin, Kalimantan Selatan mempunyai cara khusus dalam membagikan daging kurban dalam situasi wabah bencana non-alam Corona Virus Disease (Covid-19) yang saat ini masih melanda Kota Seribu Sungai ini.

Sekertaris Pengurus Masjid Hasanuddin Madjedie, Rosehan Anwar mengatakan, daging hewan kurban yang sebelumnya disembelih di halaman belakang salah satu masjid terbesar di Bumi Kayuh Baimbai itu akan diserahkan kepada orang yang berkurban.

Bacaan Lainnya

Sehingga pembagiannya sendiri akan diserahkan langsung kepada pemilik hewan kurban tersebut.

“Cara itu kita gunakan agar tidak terjadi kerumunan massa saat pengambilan daging kurban, ini bertujuannya untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penularan wabah virus Corona atau Covid-19,” ucapnya pada kalselpos.com, Sabtu (1/8/2020) Pagi.

Selain itu, menurutnya cara tersebut juga bertujuan agar daging kurban bisa sampai ke masyarakat yang membutuhkan dan memang menjadi penerima dari daging hasil hewan kurban secara syariat.

Kemudian, di samping itu, ia mengungkapkan, pelaksanaan ibadah kurban di masjid yang berlokasi di Jalan Brigjend H Hasan Basri, Kecamatan Banjarmasin Utara, atau tepatnya di samping Bundaran Kayutangi, Kota Banjarmasin itu dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Walaupun teknis pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tapi kami para pengurus masjid, tidak henti-hentinya tetap memberikan himbauan kepada para petugas kurban untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” ungkapnya

Pria dengan sapaan Rosehan itu menjelaskan, protokol kesehatan yang diterapkan petugas pemotongan hewan kurban yakni pemakaian masker, pelindung muka (faceshield), dan memakai sarung tangan saat menjalankan tugasnya.

“Kami sudah menyediakan fasilitas tempat cuci tangan untuk digunakan para petugas yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging kurban, jadi ketika mereka mau menjalankan tugasnya merwkanwajib mencuci tangannya terlebih dahulu,” papar Rosehan.

Lanjutnya, pada tahun ini, pihaknya melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan empat ekor kambing.

“Kembali lagi saya jelaskan, bahwa seluruh daging hewan kurbna yang kita sembelih ini akan kami antar kepada orang yang berkurban dan dibagikan diwilayahnya masing- masing,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri