Berita Nomor 2 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Tak bisa ikut belajar online, karena tidak punya HP, Pelajar bunuh diri

ilustrasi

Berita Nomor 2 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Tak bisa ikut belajar online, karena tidak punya HP, Pelajar bunuh diri

kalselpos.com – Ironis. Seorang anak berusia 14 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan membakar diri, gegara tak memiliki TV atau ponsel yang membuatnya tak bisa mengikuti pembelajaran sekolahnya secara online.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Al-Jazeera, polisi yang mengusut kasus tersebut, yakin gadis itu mengakhiri hidupnya dengan membakar diri sendiri.

Tubuhnya hangus dan sebotol minyak tanah kosong ditemukan di dekatnya.

Siswa itu sebelumnya hilang dan ditemukan tewas di sebuah tempat sepi di dekat rumahnya.

Disebutkan, ayah sang gadis yang hanya bekerja sebagai buruh harian, hampir tak ada penghasilan selama lockdown yang diberlakukan di negara itu.

Pengakuan sang ayah, mereka memiliki TV di rumah tapi dalam keadaan rusak. Malangnya, pria itu juga mengaku tak memiliki uang untuk membelikan anaknya ponsel.

“Saya tak mampu membelikan anak saya ponsel pintar, dan untuk memperbaiki TV pun tak bisa,” keluhnya.

Kejadian ini sampai juga ke telinga Menteri Pendidikan setempat yang kemudian meminta laporan dari pejabat pendidikan tingkat distrik terkait insiden tragis tersebut.

Karuan, aktivis mahasiswa sejak itu turun ke jalan di Kerala untuk memprotes kematian gadis itu.

Mereka menyoroti ketidaksetaraan antara murid-murid di daerah miskin dan pedesaan yang jauh lebih kecil kemungkinannya dapat belajar secara online sejak lockdown dilakukan.

“Seharusnya siswa miskin dapat memperoleh komputer atau ponsel dengan pinjaman tanpa bunga untuk menghindari kasus serupa di masa depan,” pungkas salah satu pengunjuk rasa.

Pasalnya, tak semua siswa memiliki ponsel pintar atau fasilitas lainnya untuk belajar online tersebut.

Diketahui, sejak pandemi Covid-19, sebagian siswa di dunia memang melakukan belajar secara online. Ternyata pembelajaran tersebut tidak semulus yang dibayangkan oleh banyak pihak.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Editor: Bambang CE
Sumber: Net/ *