Dongkrak Pemahaman Pemilu, KPU Gelar Sekolah Pintar Pemilihan

Edy Arianto/ Komesioner KPU Kalsel (Ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan melakukan terobosan baru yaitu dengan membuat program Sekolah Pintar Pemilihan yang resmi dibuka pendaftarannya pada 22 Juli hingga 5 agustus 2020.

Pendaftaran Sekolah Pemilihan dibuka mulai 22 Juli hingga 5 Agustus 2020. (Ist)

Saat dihubungi kalselpos.com, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah mengatakan, Sekolah Pintar Pemilihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman yang memadai dan komprehensif tentang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 dan meningkatkan partisipasi pemilih dan kualitas demokrasi dalam pemilihan umum.

Bacaan Lainnya

“Ini juga bisa diartikan sebagai sarana transformasi informasi pemilihan,” ucapnya dalam sambungan telepon, Jumat (24/7/2020) sore.

Komisioner KPU yang akrab disapa Edy itu menjelaskan, Sekolah Pintar Pemilihan sendiri akan dilaksanakan di Stadion General dan dibarengkan dengan launchingnya per tanggal 12 Agustus mendatang.

Edy menyebut, nantinya akan ada sebanyak 910 orang peserta yabg akan mengikutinsekolah pintar yang diselenggarakan oleh institusi penyelenggara pemilu tingkat provinti tersebut yang akan dibagi dalam 2 kelas secara daring atau online.

“Dlam satu kelas terdiri sebanyak 455 peserta yang diambil dari 13 kabupaten/ kota. Didalam kelas masing-masing sebanyak 8 kali pertemuan yang dilakukan secara daring,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraannya, sekolah pintar tersebut qkan disi oleh beberapa narasumber yang berasal dari berbagai macam latarbelakang, mulai dari akademisi, pakar pemilu, penyelenggara pemilu hingga penggiat pemilu pun dihadirkan.

Disamping itu, ia membeberkan, saat ini KPU Kalsel tengah berupaya meminta kesediaan Menteri Dalam Negeri, KPU RI dan Ketua DKPP RI untuk menjadi pemateri dalam penyelenggaraan Sekolah Pintar Pemilihan itu.

“Untuk materinya sendiri akan di mulai dari sistem politik pemilihan demokratis dan konstitusional sistem pemilihan hingga teknis dan tahapan tahapan pemilihan,” ujarnya.

Menurutnya, variabel kualitas pemilihan tidak hanya berasal dari penyelenggara pemilihan dan peserta pemilihan, namun juga ditentukan oleh pemilih melalui Sekolah Pintar Pemilihan.

Sehingga dengan adanya salah satu upaya KPU Kalsel ini ia berharap agar bisa meningkatkan kualitas pemilihan di Bumi Lambung Mangkurat ini.

“Ini bagian dari program pendidikan pemilih dalam pemilihan serentak tahun 2020,” tutup Edy.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie/ rel
Editor : Zakiri