H Bahsanudin nilai Pemegang PKP2B di Kusan Hulu “Timpang”

H Bahsanudin

Batulicin, kalselpos.com – Anggota Komisi ll DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H Bahsanudin menilai, satu perusahaan besar yang mengantongi ijin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang masuk di wilayah Kecamatan Kusan Hulu, di Desa Mangkal Api dan Desa Hati’ip dianggap tidak berdampak positif secara sosial dan ekonomi terhadap lingkungan sekitar.
“Padahal perusahaan itu memiliki PKP2B dengan luasan area 24.000 Hektare lebih yang berada di tiga Kecamatan seperti Kecamatan Angsana, Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya, kepada Kalselpos.com, Kamis (16/7), di Gedung DPRD Tanbu.


Menurutnya, area tambang yang berada di Desa Hati’ip saat ini sudah selesai di tambang dengan luasan lebih dari 100 Hektare, sedangkan di Desa Mangkal Api yang sedang di tambang seluas kurang lebih 50 Hektare.
Untuk lokasi di Desa Hati’ip sudah selesai di eksploitasi dengan kurun waktu tiga tahun yang lalu. Sedangkan di Desa Mangkal Api saat ini masih berjalan (kegiatan).
“Tapi kontribusi pembagian CSR untuk lingkungan setempat (kusan hulu,red) tidak sebanding dengan kegiatan perusahaan PKP2B tersebut,” ucapnya.