Capaian Pendapatan Sektor PKB BBNKB Balangan mulai Menanjak Positif.

Kabid PPD Bakeuda Provinsi Kasel, H Rustamaji

Banjarmasin, kalselpos.com– Samsat Paringin salah satu Intansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang hadir di Kabupaten Balangan untuk memberikan pelayanan bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama pelayanan pajak kendaraan bermotor.

Grafik Trend PKB dan BBNKB 2019 – 2020.

Kepala Samsat Paringin H Suhudi menyampaikan, kantor Samsat tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat baik pembayaran pajak kendaraan maupun balik nama.

Bacaan Lainnya

ia mengatakan, dalam pelaksanaanya sesuai protokol kesehatan Covid-19, kerena kondisi saat ini seluruh dunia masih masa pandemi atau pelayanan satu persatu.

Pelayanan antar jemput salah satu program Samsat pesan terlebih dahulu, masyarakat dapat menghubungi telepon yang telah disebarluaskan ke masyarakat.

“Ini merupakan pelayanan prima yang memudahkan masyarakat untuk melakukan kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor,” ujarnya, Selasa (14/7/20)

Suhudi mengungkapkan, untuk pendapatan komponen Pajak Daerah (PD) dari sektor PKB dan BBNKB, UPPD Samsat Paringin Kabupaten Balangan di minggu pertama bulan Juli 2020 ini telah mencapai 46 persen.

Target untuk PKB Rp 15.419.000.000 dimana pendapatan bulan Juni sudah mencapai Rp 5.848.515.810 milyar, 2 Juli 2020 Rp 1.282.362.500. Jumlah Rp 7.130.842.310.

Sementara untuk BBNKB target Rp 10.946.000.000. Pendapatan sampai bulan Juli 2020 berjumlah Rp 5.856.181.000 miliar.

Secara akumulasi target keseluruhan Rp 26.365.000.000. Terealisasi sampai bulan Juli 2020 Rp13.503.798.101 miliar, sebutnya”

Samsat Paringin juga mengingatkan kembali atas kebijakan kepala daerah melalui keputusan Gubernur Kalimantan Selatan, Nomor 188.44/0214/KUM/2020 tentang pemberian pembebasan sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor dan pembebasan sanksi administrasi berupa denda bea balik nama kendaraan bermotor di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Surat Keputusan Gubernur itu mulai berlaku sejak tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Desember, dengan persyaratan berdasarkan ketentuan yang berlaku, adapun pendaftaran dilakukan pada Kantor Samsat setempat,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Keuangan Daerah ( Bakeuda) Provinsi Kalsel H.Rustamaji mengakuinya tren realisasi penerimaan pada sektor pendapatan PKB dan BBNKB semester I tahun anggaran 2020 terkontraksi signifikan.

Jika dibanding tahun 2019 pada periode yang sama, untuk PKB sebesar minus 1,84 persen dan BBNKB minus 22,84 persen.

Kondisi ini terjadi sebagian besar provinsi di Indonesia karena terjadinya pembatasan sosial dan ekonomi, sehingga sangat berpengaruh terhadap kemampuan membayar pajak dan daya beli masyarakat maupun investasi terhadap kegiatan transportasi.

“Kami tetap optimis, selalu berupaya maksimal memberikan pelayanan berkualitas dan ikut mendorong perekonomian kembali bergerak positif dan setiap saat senantiasa berdoa semoga Allah swt segera mengangkat wabah ini serta dimudahkan dalam menjalani rutinitas setiap harinya,” pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Sidik Alponso
Editor : Muliadi

[jetpack-related-posts]