H Sudian Noor : “Kita gairahkan kembali UMKM di Tanbu”

Epaper Kalselpos - 1181 Edisi Senin 13 Juli 2020
  • ADVERTORIAL TANAH BUMBU

 

H Sudian Noor : “Kita gairahkan kembali UMKM di Tanbu”

“Membantu usaha Mikro atau UKM, sudah dikumpulkan dan didata oleh Dinas terkait melalui pendataan kecamatan yang masih dalam proses verifikasi pemkab untuk menentukan jenis bantuan apa yang dibutuhkan”

 

BATULICIN, K.Pos – Wabah (Pandemi) Covid-19 membuat sektor ekonomi dan dunia usaha di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) begitu terpukul. Banyak sekali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kelimpungan menghadapi usahanya yang terhambat bahkan kritis di tengah pandemi.

Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor kepada kalselpos.com menyampaikan, Sabtu (11/7) sore, bahwa dampak covid-19 dialami oleh seluruh lapisan masyarakat terutama usaha kecil menengah.

Sebuah ikhtiar sudah dilakukan ungkapan Bupati Tanbu ini, melalui Bidang Kesra beberapa waktu lalu sudah dijalankan dengan membeli produk usaha mikro di desa desa dan membagikan kembali ke masyarakat di desa tersebut.

“Membantu usaha Mikro atau UKM yang sudah di kumpulkan dan didata oleh Dinas terkait melalui pendataan kecamatan yang masih dalam proses verifikasi pemkab untuk menentukan jenis bantuan apa yang dibutuhkan,” ujarnya. 

H Sudian Noor menjelaskan, perlunya verifikasi tersebut melihat kebutuhan tiap desa yang ada. bisa berupa stimulus modal usaha bilamana perlu akan kita beli produk nya, bahkan bisa keduanya baik modal dan pembelinya.

“Misalnya, kita tujukan kepada para pedagang sembako kecil, warung kecil, pedagang makanan ringan (home industri), para pedagang kaki lima (gorengan, pentol, tahu, tempe dan sayuran) sebagai strategi untuk menggairahkan daya beli masyarakat bawah dan masyarakat tidak larut dalam situasi pandemi,” ungkapnya. 

Dia juga menyampaikan, untuk penyaluran BLT Khusus dana APBD yang diberikan kepada 23.492 KK setiap bulan nya sudah berjalan. Begitu juga mereka yang sudah menerima bantuan dari APBN seperti PKH, BPNT, BST, BLT desa sudah tersalurkan. “Mudah mudahan semua itu bisa menggerakan roda ekonomi masyarakat,” harapnya.

Kemudian, ada 21 Desa Tangguh yang ada di Tanah Bumbu sudah berjalan, dengan harapan bisa menjadi contoh bagi desa lainya terutama bidang ketahanan pangan dan mandiri.

Terpisah, dorongan itu diberikan juga oleh Fraksi PAN dan Golkar DPRD Tanbu, H Fawahisa Mahabatan dari fraksi PAN sangat mengapresiasi akan program dan langkah Pemerintah Daerah Tanbu di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi hal tersebut diberikan kepada kelompok pelaku usaha kecil menengah dalam rangka perbaikan ekonomi arus bawah yang cukup terpuruk. 

Hal senada dikatakan Andi Asdar dari Fraksi Golkar, semua langkah dan terobosan itu menurut nya sangat tepat, mengingat kondisi perekonomian khusus nya dibawah begitu memprihatinkan kurun waktu beberapa bulan dalam kondisi pandemi Covid-19.

‘Untuk itu masyarakat tidak boleh larut dan tetap semangat. mudah mudahan laju perputaran ekonomi kedepan bisa bertahap normal kembali,” tuturnya.(ktw)

 

Jalan terendam Banjir, Sekda pimpin Giat Bakti

BATULICIN, K.Pos – Jalan poros Pelajau atau Jalan Raya Transmigrasi dalam Kota Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), beberapa hari ini terendam banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. 

Pada Jumat (10/7) pagi, H Rooswandi Salem selaku Sekretaris Daerah (Sekda Tanbu), langsung turun tangan memimpin kegiatan kerja bakti tepat nya di Jalan Transmigrasi KM 2 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat.

“Giat ini dalam rangka untuk mengatasi genangan air di jalan tersebut, di depan Kantor Perseroan Pos dan sekitarnya seperti KM 2 dan KM 2,5,” terang H Rooswandi.

Ia mengatakan, terkait dengan adanya genangan air di wilayah perkotaan hal itu disebabkan dengan adanya intensitas curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir.

Faktor lain nya adalah, saluran air yang buntu dan tertutup oleh batu dan limbah rumah tangga seperti sampah dan lain nya merupakan alasan yang mengakibatkan air menggenang (banjir) hingga masuk ke rumah warga sekitar.

Untuk itu, pihak Pemkab Tanbu melalui Dinas PUPR bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta Satpol PP dan Damkar, Camat dan Lurah Kampung Baru, Kades Bersujud melaksanakan giat kerja bakti.

“Untuk kedepannya permasalah genangan air di wilayah perkotaan ini akan menjadi atensi Pemkab dan menjadi sub permasalahan yang serius dan difokuskan untuk pembangunan daerah,” yakinnya.

Pihaknya berjanji untuk menyampaikan dengan tegas kepada Dinas PUPR Tanbu, menyangkut rencana-rencana pembangunan yang perlu dilakukan supaya masalah genangan air di perkotaan bisa teratasi.

Sementara Kepala Dinas PUPR Tanbu, H Ansyari Firdaus mengatakan, pada kerja bakti ini pihaknya telah menurunkan 1 unit alat berat jenis Excavator untuk mengeruk saluran Drainase dan 1 unit truk sampah dan 1 unit Mobil Damkar Posko Simpang Empat serta puluhan petugas kebersihan.

Dijelaskannya, ada beberapa titik yang dilakukan giat pengerukan drainase supaya air di wilayah itu bisa mengalir dengan lancar, sehingga tidak menggenang lagi disaat hujan di daerah sekitar.

Hasil pantauan kalselpos.com di lapangan kondisi di jalan sekitaran tampak sudah mulai surut, bahkan di rumah warga sekitar air juga berangsur surut.

Berbeda dengan kondisi beberapa waktu hari kemarin, baik jalan raya (aspal) ataupun sebagian pemukiman warga sekitar terendam air lantaran curah hujan cukup tinggi.(ktw)