Siring Piere Tendean Ditutup, Warga Beralih ke Siring Sudirman

  • Whatsapp
Suasana Siring Sudirman Banjarmasin (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin, kalselpos.com – Sejak ditutupnya kawasan wisata Siring Piere Tendean Banjarmasin oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sejak Sabtu,(11/7/2020) kemarin, masyarakat Banjarmasin banyak memilih kawasan Siring Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin (dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Jodoh) untuk digunakan sebagai tempat berolahraga maupun sekedar berjalan-jalan.

H.Humaidi Abdillah/ pengunjung Siring Sudirman (Ahmad Fauzie)

Berdasarkan pantauan kalselpos.com di lokasi, saat ini petugas telah menutup dan berjaga-jaga di kawasan Siring Piere Tendean agar steril dari aktivitas masyarakat guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Penutupan sendiri diperkirakan selama tiga bulan kedepan.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pengunjung Siring Sudirman Banjarmasin, H.Humaidi Abdillah mengatakan, penutupan Siring hendaknya tidak harus dilakukan secara menyeluruh, agar sebagian masyarakat yang bergantung hidup di kawasan wisata tersebut masih bisa tetap untuk mencari nafkah.

“Kalau siringnya di tutup semuanya seperti disebelah menara pandang saja, kasihan pedagang yang pakai perahu di pasar terapung dan pengemudi kelotok tak punya penghasilan. Sedangkan siring dikawasan pantai jodoh ini masih buka. Bnyk org yg besepeda dan aktivitas lainnya,” ungkap H.Humaidi kepada kalselpos.com Minggu (12/7/2020) pagi di siring Sudirman.

Berdasarkan ketentuan hasil rapat pemko dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kawasan Wisata Siring Tendean ditutup selama tiga bulan kedepan.

Sehingga para pedagang kami lima atau dan yang lainnya hanya dibolehkan berjualan di seberangnya agar kawasan itu benar benar kosong dari aktivitas jual beli. Alhasil tujuan Pemko untuk meminimalisir kerumunan masa bisaa ditekan.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri