Pemko Relokasi Dermaga Kapal Wisata Ke Jalan Jenderal Sudirman

Penutupan Kawasan Siring Piere Tendean yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin, dari Siring Bekantan hingga Jembatan Pasar Lama (Fudail)

Banjarmasin,kalselpos.com – Guna menghidupkan kembali wisata susur sungai yang menjadi andalan Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah memutuskan memindah lokasi dermaga kelotok yang digunakan wisatawan.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ihsan Al-Haq beberapa saat yang lalu.

“Tempat mengangkut penumpang untuk kapal wisata kita relokasi ke Jalan Jenderal Sudirman yang ada di kawasan Siring Nol Kilometer,” ucapnya pada kalselpos.com, Minggu (12/07/2020) pagi.

Seperti diketahui sebelumnya, keputusan Pemerintah Kota Banjarmasin memutuskan untuk menutup aktivitas warga di kawasan wisata Siring Piere Tendean ternyata membuat warga yang ingin menikmati wisata susur sungai dengan menaiki kelotok kebingungan. Mau menaiki kelotok lewat mana jika akses ke dermaga yang ada di Siring Tendean di tutup.

Menanggapi hal itu, Ihsan menyebut bahwa pihaknya hanya menutup aktivitas di kawasan Siring Piere Tendean, bukan menutup wisata susur sungai.

“Tidak menutup susur sungainya, kita cuma memindah tempat loket karcis saja,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penutupan tersebut diambil lantaran banyaknya pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan paparan Ckvid-19 di masyarakat. Khususnya pengunaan masker dan menjaga jarak

“Sebenarnya penutupan Siring ini sudah kita lakukan sejak pemberlakuan PSBB kemarin. Tapi adanya kesalahan pahaman atau keliruan di masyarakat kalau siring sudah dibuka setelah PSBB berakhir membuat kawasan wisata ini kembali dipenuhi warga. Padahal belum dibuka,” paparnya.

Menurutnya, penutupan siring yang dilaksanakan tersebut hanya penegasan kepada masyarakat agar untuk sementara tidak ada yang menikmati wisata yang ada di pinggir Sungai Martapura itu.

Ihsan menuturkan, penutupan tersebut dilakukan di sepanjanga Siring Piere Tendean Menara Pandang dari Patung Bekantan hingga Jembatan Pasar Lama.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penutupan pada kawasan Siring Bekantan. “Di kedua tempat ini telah kita beri pagar pembatas, dan juga menempatkan petugas yang mengawasi aktivitas pengunjung,” ujarnya.

Petugas yang dimaksud oleh Kadis yang dikenal dengan perawakan tinggi itu adalah personel Satpol-PP, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, aparat TNI-Polri, dan petugas dari kelurahan setempat.

“Setiap bulan Pemko melakukan evaluasi menyeluruh perihal keefektifan langkah penutupan ini,” pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri