Legenda Siring “Kai Api” Kini Terbaring Sakit

Kai api saat ber atraksi (ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Sosok pria bertubuh kekar yang sering menghibur masyarakat dengan menyuguhkan atraksi memainkan bola api di kawasan Siring Pere Tendean dan 0 Kilometer Banjarmasin, kini terbaring sakit di Rumah Sakit Mochammad Ansari Saleh Banjarmasin Kalimantan Selatan, Sabtu (11/7/20220) kemarin

Bagi warga yang sering berkunjung ke kawasan Siring Tendean atau 0 Kilometer Banjarmasin, pasti mengenal sosok Muhammad Arsyad atau yang lebih dikenal dengan panggilan “Kai Api.”

Bacaan Lainnya

Akrobatnya yang energik serta berani dalam beratraksi memainkan semburan-semburan api serta putaran roda berapi di kepalanya, membuat ayah sepuluh anak ini banyak di kagumi oleh penontonnya.

Pria yang pernah diundang ke salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta beberapa waktu lalu itu, sering tak mengenakan baju saat memainkan atraksinya.

M.Arsyad atau Kau Api saat menjalani perawatan.(ist)

Sekarang sosok pria itu terbaring lemah di Ruang ICU RSM Ansyari Saleh Banjarmasin karena menderita Pneumonia dan Diabetes akut.

Supian, anak Kai Api, saat dibincangi di RSM Ansyari Saleh mengatakan, orang tuanya itu kini hanya bisa tergolek lemah ruang ICU di Rumah Sakit (RS) Ansari Saleh.

“Ayah sedang dalam masa pemulihan dari penyakit pneumonia dan diabetes,” ucapnya dengan nada lirih.

Kendati Kai Api sempat mendapatkan penanganan khusus di ruang ICU, namun kondisinya saat ini mulai berangsur membaik.

Saat ini lelaki bertibuh kekar itu bel bisa dibesuk orang lain, bahkan pihak keluarga sekalipun. Hanya ada anak kesembilannya yang berjaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Alhamdulillah ayah sudah bisa makan dan berbicara kepada kami dan perawat,” ungkap Supian, anak kedelapan Arsyad.

Sepekan sebelum di-ICU, Supian menyampaikan orang tuanya itu masih setia menggeluti dunia hiburan.

Ia menceritakan, kala itu, awalnya ia sempat membersihkan alat atraksinya di Siring Piere Tendean. Namun sepulang dari sana, cuaca yang buruk membuat tubuh Arsyad menggigil akibat diguyur hujan.

Setelah itu, sambung Supian, barulah penyakit yang telah lama hilang kembali muncul ditubuh sang ayah yang juga seorang mantan atlet lari Kalimantan Selatan itu.

“Setelah dari sana, beliau mengeluh kedinginan kepada isteri dan semua anak-anaknya, akhirnya kami rawat dirumah saya di Alalak, namun ayah sempat menolak dan melepas infus serta kembali beraktivitas dengan menaiki sepedanya,” ungkap sang anak yang bekerja di Rumah Sakit Ansari Saleh itu.

Ia menuturkan, saat dalam perawatan, “Kai Api” kerap bermain dengan cucu kesayangannta dan rajin mengonsumsi buah-buahan.

Namun kondisi Arsyad terus memburuk hingga pada Kamis lalu (9/7/2020) ia mengalami sesak napas dan dilarikan ke RSUD Ansari Saleh.

Beruntung salah satu anaknya yang setia merawat Arsyad pulang dari dinas di Kalimantan Tengah.

“Ini serangan penyakit yang kedua karena ayah lama tidak sakit seperti ini,” pungkasnya.

Supian juga berharap permohonan doa untuk kesembuhan sang ayah dari publik dan para penggemar beliau.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri