Program Food Estate akan serap 43 ribu lebih pekerja Lokal

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memaparkan beberapa lokasi yang telah disiapkan untuk program food estate di Kabupaten Kapuas kepada Presiden Jokowi dan rombongan saat meninjau Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kamis (9/7) kemarin.(ist)

Kuala Kapuas, kalselpos.com – Pencanangan Ketahanan Pangan Nasional melalui program food estate yang dipusatkan di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau Kalimantan Tangah (Kalteng), nantinya akan menyerap 43.016 pekerja lokal, dengan durasi pengerjaan proyek selama 30 sampai 100 hari.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi melalui biro pers, media, dan informasi Sekretariat Presiden secara nasional, setelah meninjau langsung lokasi lahan tersebut di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, Kamis (9/7) kemarin.

Disebutkan juga, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,3 triliun untuk pelaksanaan program Padat Karya Tunai pada tahun 2020 ini, untuk sekitar 23.392 lokasi pengerjaan.

Diperkirakan terdapat kurang lebih 612.956 pekerja setempat yang dapat diberdayakan dalam program ini.

Di Kalimantan sendiri, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp 865,35 miliar untuk program Padat Karya Tunai, yang terbagi dalam 1.537 lokasi pengerjaan.

Kemudian Presiden Joko Widodo dalam akun sosmednya, menyebutkan,
untuk Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas yang telah dikunjunginya kemarin, setelah melihat dari dekat lokasi food estate yang direncanakan menempati lahan potensial seluas 20.704 hektar. Dari jumlah tersebut, lahan yang telah fungsional mencapai 5.840 hektar.