Pembangunan Jejangkit Ecopark diperkirakan 20 Miliar

  • Whatsapp
Kadis PUPR Batola saat memaparkan konsep perencanaan pembangunan Jejangkit Ecopark di hadapan Bupati, Sekda dan SKPD terkait.

Marabahan, kalselpos.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Kabupaten Barito Kuala (Batola) H Saberi Thanoor memaparkan tentang konsep perencanaan pembangunan Jejangkit Ecopark.

“Konsep pembangunannya mengutamakan nilai-nilai edukasi pertanian pada setiap unsur, serta pembangunan kawasan hijau yang berkelanjutan dengan beberapa fasilitas pendukung yang selaras dengan kawasan sekitar,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pembangunan Jejangkit Ecopark terbagi dua, diantaranya segmen pertama di lokasi bekas tempat parkir HPS seluas 22.429 meter persegi direncanakan dibuat tempat parkir pengunjung, pusat kuliner dan souvenir.

Dari lokasi tersebut, nantinya pengunjung akan diantar menggunakan kendaraan khusus non BBM ke lokasi pusat Jejangkit Ecopark yang berjarak sekitar 1,8 kilometer.

Sedangkan segmen kedua, berada di lahan bekas venue pelaksanaan HPS seluas 28.526 meter persegi akan dibangun kantor pengelola, gedung serba guna dan Musholla.

Kemudian, open hall dan amfiteater mini, glass house, area wahana wisata air, playground, pemancingan, taman labirin, area mini farm, mini zoo, camping ground, area pohon harapan dan kios-kios jajanan penunjang.

“Pembangunan Jejangkit Ecopark diperkirakan menelan biaya Rp 20 miliar,” sebut Saberi, Kamis (9/7/20).

Pada tahun 2020 ini telah dilakukan pematangan lahan tahap I, pada tahun 2021 penyelesaian pematangan lahan.

Setelah itu dilanjutkan memulai pembangunan fisik prasarana dan sarana di tahun 2022 serta dilanjutkan pembangunan fisik fasilitas lainnya.

“Insya Allah tahun 2022 sudah dilaksanakan pembukaan dan sudah mulai dapat dikunjungi oleh masyarakat,” pungkasnya..

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Muliadi

Tinggalkan Balasan