Pendidikan Anak Usia Dini tetap dilaksanakan di Rumah

Bunda PAUD Kalsel, Hj Raudatul Jannah.

Banjarmasin, kalselpos.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor, mengajak kepada masyarakat untuk mensukseskan Gerakan Keluarga mendaftarkan anak ke PAUD.

Hal tersebut disampaikan Hj Raudatul Jannah Sahbirin saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Gerakan Keluarga Mendaftarkan Anak ke PAUD di Provinsi Kalsel, Jum’at (10/7) yang diselenggarakan secara virtual.

Bacaan Lainnya

”Ayo daftarkan anak kita ke PAUD yang ada di kabupaten/kota se-Kalsel,” ajaknya.

Diterangkan, pendidikan anak usia dini merupakan langkah awal atau titik sentral untuk menumbuhkan generasi bangsa yang berkualitas.

Dikatakan Raudatul Jannah, pandemi Covid-19 saat ini telah menimbulkan berbagai dampak atau perubahan bagi kehidupan, termasuk sektor pendidikan.

Sejak beberapa bulan ini, pembelajaran tidak lagi diselenggarakan di sekolah, tetapi belajar dari rumah, termasuk untuk pendidikan anak usia dini.

Perubahan ini, kemudian mengharuskan orang tua agar berperan aktif dan berkolaborasi dengan guru PAUD untuk melaksanakan pembelajaran.

”Orang tua harus mampu menciptakan lingkungan belajar di rumah yang menyenangkan, interaktif dan komunikatif, dengan tetap mengacu pada kurikulum dari pendidikan PAUD,” sebutnya.

Diharapkan, dengan adanya gerakan ini, para Bunda PAUD di kabupaten/kota hingga kecamatan di Kalsel dapat lebih aktif dalam mensosialisasikan gerakan ini kepada masyarakat.

”Kita pastikan agar anak-anak dapat memperoleh pendidikan yang layak, sekalipun dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” tegasnya.

Ditambahkan, bagi seluruh pengajar PAUD di Kalsel diharapkan dapat mengambil peran sebagai konsultan keluarga dengan baik dan benar dalam melaksanakan PAUD from home, sehingga pelaksanaan PAUD bisa selaras dengan kurikulum dan perencanaan capaian pendidikan.

Sementara Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Dr Muhammad Hasbi, dalam arahannya mengatakan pembelajaran di tingkat PAUD harus tetap dilaksanakan.

Diutamakan dilaksanakan secara daring karena masih berada di tengah masa pandemi Covid-19.

Jika ada keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran PAUD secara daring sebutnya, juga dapat dilaksanakan secara offline dengan kunjungan ke rumah, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, menjaga jarak, dengan waktu pertemuan yang tidak lama.

”Pembelajaran PAUD dapat kita lakukan secara daring, namuan jika ada keterbatasan bisa dilaksanakan dengan cara mengunjungi peserta didik PAUD dengan tetap memperhatiakan protokol kesehatan, menjaga jarak dengan anak, dan waktunya tidak lebih dari 1 jam,” sebutnya.

Turut hadir, Direktur PAUD Kemendikbud, Asisten Perekonomian dan Pembangunan mewakili Gubernur Kalsel, Ketua Umum Himpaudi, Bunda PAUD seluruh Indonesia, dan Bunda PAUD se-Kalsel, serta Ketua Himpaudi seluruh Indonesia.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE