Mulai Sabtu Ini, Wisata Siring Banjarmasin Ditutup!

  • Whatsapp
Siring Pere Tendean Banjarmasin (Ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Maraknya pengunjung siring khususnya di Jalan Piere Tendean di tengah pandemi Covid-19 selama beberapa pekan belakangan ini benar-benar menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Pasalnya mulai pekan ini, wisata andalan milik Kota Seribu Sungai yang terletak di Jalan Piere Tendean itu yang juga menjadi salah satu ikon wisata Banjarmasin ini dipastikan akan ditutup.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini diputuskan setelah adanya hasil rapat koordinasi langsung antara pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banjarmasin dengan Wakil Wali Kota Banjarmasin pada Kamis (9/7/2020) sore.

Rapat yang dilaksanakan di Pemko Banjarmasin ini juga dihadiri oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Banjarmasin, hingga TNI, Polri.

“Iya, tadi kita melakukan rapat koordinasi yang dipimpin pak Wakil Wali Kota, terkait rencana penutupan Siring secara total. Dan keputusan rapat, mulai Sabtu dan Minggu ini akan kami lakukan penutupan siring di Jalan Piere Tendean dari Patung Bekantan hingga Jembatan Pasar Lama. Yang ditutup siringnya, bukan jalannya,” ujar Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ihsan Al-haq.

Disinggung mengenai teknis penutupan, Ihsan menerangkan akan melibatkan berbagai elemen termasuk mulai dari GTPP, Satpol PP, Dishub hingga TNI-Polri.

“Nanti akan dipasang tali, jafi tidak boleh ada yang masuk area Siring dan juga dijaga oleh petugas. Tempat itu akan dikosongkan dari berbagai aktivitas, termasuk PKL dan sebagainya,” jelasnya.

Ia menyebut penutupan tersebut akan berlangsung sekitar tiga bulan ke depan. “Rencananya sampai tiga bulan ke depan, tapi nanti setiap bulannya akan kami lakukan evaluasi,” bebernya.

Menurutnya, pelaksanaan penutupan siring tersebut tentunya tidak lain bertujuan untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.Terlebih dalam beberapa pekan terakhir ini, pengunjung di siring begitu meningkat.

“Dalam beberapa Minggu terakhir Siring ramai sekali, dan banyak pengunjung yang tidak memperhatikan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, bergerombol hingga membawa balita bahkan bayi, termasuk orang hamil. Dan kita ingin meminimalisir penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie/rel
Editor. : Zakiri

Tinggalkan Balasan