Penderita DBD Meninggal di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
-Machli Riyadi / Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin

Banjarmasin, kalselpos.com– Saat situasi Pandemi Covid-19 ini warga Banjarmasin diminta harus Waspada terhadap penyakit berbahaya lainnya, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), pasalnya kasus DBD di Banjarmasin kini mengalami peningkatan, dan sudah ada dua penderitanya yang Meninggal Dunia.

Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, kasus DBD di Banjarmasin bertambah dua kasus, sehingga total kasus penderita DBD di Banjarmasin sejak Januari hingga kini telah mencapai sebanyak 38 orang.

Bacaan Lainnya

Dari 38 kasus yang terjadi, dua penderitanya dikabarkan Meninggal Dunia, dan kasus DBD di Banjarmasin penderitanya didominasi anak-anak berusia 6 hingga 14 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, selain mewaspadai Covid-19, masyarakat juga dihimbau harus waspada terhadap DBD.

“Penyakit Demam Berdarah juga sangat berbahaya, karena jika penderitanya tidak tertolong dalam waktu satu minggu, bisa menyebabkan kematian”menurutnya.

Masyarkat juga dihimbau harus menerapkan 3M Plus, yakni Menguras, Menutup, Mengubur, dan Memberantas sarang-sarang Nyamuk.

Diharapkan masyarkat disiplin menjaga keluarga mereka dari ancaman penyakit DBD, agar kasusnya tidak kembali bertambah di Banjarmasin.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis:Fudail

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.