Kerinduan kepada almarhum Guru Zuhdi “terobati”

Jamaah memadati jalan di area makam Surgi Mufti Sungai Jingah saat berhadir pada pembacaan Maulid Habsyi dan Burdah yang dipimpin guru Muhammad As'ad, Selasa (7/7) malam.(ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Majelis pembacaan Maulid Habsyi dan Burdah yang dipimpin guru Muhammad As’ad di area sekitar makam Surgi Mufti Sungai Jingah pada Selasa (7/7) malam dipadati ratusan jamaah.

Beberapa hari sebelumnya memang sudah beredar di medsos tentang pemberitahuan atau undangan untuk berhadir kembali baik jamaah laki-laki maupun perempuan di Majelis pembacaan Maulid Habsyi dan Burdah yang dipimpin guru Muhammad As’ad.

Bacaan Lainnya

Dari kabar jamaah akhirnya meluber hingga ke jalan di area makam Surgi Mufti Sungai Jingah, belum lagi yang ikut duduk di teras dan halaman rumah warga.

Tentu saja sebelumnya para petugas BPK Sungai Jingah dan sekitarnya, sejak sore hari menjelang magrib telah mengantisipasi untuk mangatur arus lalu lintas dan tempat parkir jamaah.

Rosita warga jalan Panglima Batur RT 9 Banjarmasin Utara kepada kalselpos.com menuturkan dengan dibukanya kembali majelis tersebut dapat “mengobati” kerinduan jamaah sepeninggalan KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang lebih akrab dikenal guru Zuhdi.

“Ini adalah hari pertama dibukanya kembali pengajian oleh guru As’ad yang tidak lain adalah adik kandung almarhum Guru Zudi,” ucap Rosita yang turut hadir di majelis malam itu.

Menurutnya, syair maulid Habsyi yang dilantunkan guru As’ad mengingatkan kembali kepada sosok sang kakak sebagai ulama kharismatik di Banjarmasin.

“Suara guru As’ad sama merdunya dengan almarhum guru Zuhdi, mudah-mudahan beliau dapat menggantikan kakaknyanya dengan kembali membuka majelis taklim,” harap Rosita.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: Bambang CE