Dinkes : Kami Tidak Ingin Siring Jadi Tempat Penularan Baru

Aktivitas warga Banjarmasin saat hari libur di Siring Menara Pandang dan sekitarnya di tengah pandemi virus Corona (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com– Beberapa pekan terakhir, tempat wisata andalan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, yakni kawasan wisata Siring selalu dipenuhi oleh warga, baik yang yang ingin berolahraga atau sekedar jalan-jalan atau berwisata bersama sanak saudara.

Padahal, wilayah dengan julukan Kota Seribu Sungai itu masih terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus Corona di setiap harinya. Kondisi tersebut seakan tidak mempengaruhi keinginan warganya untuk menikmati liburan saat tibanya akhir pekan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Banjrmasin, Machli Riyadi mengatakan, kondisi yang ada di masyarakat saat ini terjadi lantaran adanya warga yang menganggap setelah berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu lalu adalah berakhirnya masa pandemi.

Sehingga bisa dengan bebas beraktivitas di tempat wisata dan mall yang ada di Kota Banjarmasin.

“Virus ini masih ada, jadi kalau ingin ke Siring untuk berolahraga atau sekedar jalan-jalan, warga tetap wajib menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya pada awak media, Minggu (06/07/2020) pagi.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan yang dimaksud tidak lain adalah untuk mencegah adanya korban baru akibat paparan virus yang menginfeksi saluran pernafasan manusia ini. Khususnya di tempat yang rawan terjadi keramaian, seprti siring, mall dan tempat lainnya.

“Kami tidak ingin pariwisata Siring Menara Pandang ini menjadi tempat penularan baru bagi warga Banjarmasin,” tegasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, hingga saat ini Pemko Banjarmasin sendiri belum mengeluarkan edaran terkait bukanya sektor pariwisata di Kota Banjarmasin di masa pandami Covid-19 ini. Terkhusus Siring Menara Pandang. Namun masyarakat tetap berdatangan dan berkumpul di tempat wisata andalan Kota Banjarmasin tersebut.

“Makanya kami sangat berharap warga banjarmasin bisa disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan ini, Jangan sampai tempat wisata di Siring Menara Pandang ini sumber penularan karena adanya peluang bagi virus ini untuk pindah ke tubuh yang lain,” tukasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menilai perlu adanya keterlibatan dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) lain di lingkup Pemko Banjarmasin dalam upaya mencegah dan mengatasi penambahan kasus positif yang terjadi.

“Kami dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus berjuang mengatasi kasus ini, diantaranya dengan melakukan tracking dan sebaganya. Tapi di sisi ini malah menciptakan terus peluang untuk menjadi sumber-sumber penularan baru,” ujarnya.

Bahkan, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kota Banjarmasin itu menambahkan, banyak tempat hiburan yang sudah mulai beroperasi di saat tingginya kasusbyang terjadi di Bumi Kayuh Baimbai saat ini.

“Banyak tempat hiburan di Kota Banjarmasin yang sudah buka, seperti mal dan tempat hiburan lainnya, termasuk tempat wisata ini. Sedangkan saatvini sudah terdapat beberapa kelurahan yang masuk dalam zona hitam akibat Covid-9 ini,” tandasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri