Lutfi Saifuddin Kecewa terhadap Gugus Tugas, Ini Penyebabnya

Ketua Komisi IV DPRD Prov. Kalsel, HM Lutfi Saifuddin (ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Komisi IV DPRD Kalsel telah menyampaikan aspirasi masyarakat terkait permohonan adanya internet pendidikan gratis dan juga bantuan alat tulis bagi siswa terdampak Covid-19.  

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM Lutfi Saifuddin mengatakan sejak tanggal 7 Juni lalu aspirasi tersebut telah disampaikan ke pihak Gugus Tugas. Namun sudah hampir satu bulan pihaknya masih belum menerima reapon maupun jawaban terkait aspirasi masyarakat tersebut.

Bacaan Lainnya

Sehingga ia mempertanyakan sudah sampai sejauh mana proses pengajuan rekomendasi dari aspirasi masyarakat ini belum juga terealisasi. Sehingga Pria dengan sapaan Lutfi itu mengaku sangat kecewa dengan hal tersebut.

“Kami sangat kecewa dengan jawaban Tim Gugus Tugas bahwa ini masih dalam proses penelaahan,” ucaonya pada kalselpos.com, Sabtu (4/7/2020) siang.

Lanjutnya, pihaknya melihat bahwa dampak pandemi terhadap pendidikan merupakan hal yang tidak kalah penting dengan kesehatan.

“Justru anak-anak didik kita yang saat ini harus bersekolah melalui daring di rumah masing-masing mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses internet,” tukasnya.

Lutfi sangat mengharapkan adanya kehadiran dari Pemprov dalam menangani permaslahan yang mayoritas menjadi keluhan dari masyarakat ini. Namun saat pembahasan pada saat RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Satgas penanganan Covid 19 di Kalsel, jawaban dari Gugus Tugas malah lebih mengecewakan, karena lambatnya tindak lanjut terhadap usulan dari Komisi IV yang melanjutkan aspirasi dari masyarakat Kalsel.

“Kami tidak ingin Tim Gugus Tugas kurang memperhatikan dunia pendidikan ini, karena bagaimanapun pendidikan adalah salah satu urusan wajib yang harus kita kedepankan walaupun di tengah pandemi ini.,” Jelas Lutfi.

Sehingga ia berharap agar Gugus Tugas lebih lagi fokus memperhatikan dunia pendidikan di Kalimantan Selatan.

“Karena apa, hingga saat ini peran dari Gugus Tugas terhadap dunia pendidikan di Kalsel belum kami lihat sama sekali. Bahkan belum ada sama sekali bantuan yang diberikan oleh Gugus Tugas terhadap dunia pendidikan di Kalsel,” bebernya

Ia memperhitungkan, bahwa dampak pandemi terhadap dunia pendidikan ini akan terus dihadapi oleh masyarakat, walaupun pandemi tersebut sudah berakhir.

“Oleh karena itu, sudah saatnya walaupun terlambat, ini harus segera mungkin dunia pendidikan disentuh oleh Gugus Tugas,” ujar pria yang dikenal dengan songkok hitamnya itu.

“Kalau tidak direspon, kami akan selalu mempertanyakannya, kalau perlu kami akan membuat Panitia Khusus (Pansus) terkait Gugus Tugas ini sampai sejauhmana peran mereka dalam menunjang dunia pendidikan di tengah pandemi,” tambah Lutfi.

Untuk informasi tambahan mengenai anggaran, anggaran pendidikan yang ditarik untuk penanganan Covid-19 adalah sebesar Rp 88 Milyar ke Gugus Tugas, inilah yang ingin dikembalikan ke dunia pendidikan lagi.

Dan yang diajukan adalah untuk internet gratis dan bantuan siswa tidak mampu yang terdampak Covid 19 ini hanya sebesar Rp. 33 milyar.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie/rel
Editor. : Zakiri