Seminggu terakhir kasus positif Covid-19 di HST cenderung melandai

ilustrasi

Banjarmasin, kalselpos.com – Hulu Sungai Tengah (HST) masih menjadi Kabupaten yang paling sedikit warganya terpapar Covid-19.

Sampai Jumat (3/7/2020) sore, jumlah kasus positif Corona di Bumi Murakata baru 34 kasus. Jumlah  ODP 1, PDP 7, dalam perawatan 21, sembuh 12 dan meninggal 1 kasus.

Bacaan Lainnya

Dari catatan kalselpos.com, di kabupaten yang dipimpin Bupati HA Chairansyah itu dalam seminggu terakhir kasus positif cenderung melandai.

Melihat fakta tersebut, maka wajar saja jika bupati menanyakan kenapa HST masih berstatus zona merah Covid.

“Saya bingung juga kenapa HST masih berstatus zona merah, padahal kalau kita lihat kasusnya paling sedikit se Kalsel,” ujar HA Chairansyah kepada kalselpos.com.

Ketangguhan warga HST terhadap serangan Corona, tentu tidak lepas dari kerja keras Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 setempat yang bekerja siang malam tanpa lelah.

Kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan juga semakin meningkat. Tandon air disiapkan di tempat-tempat keramaian seperti pasar dan terminal. 

Warga HST juga selalu memakai masker jika keluar rumah dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan.

Sedangkan untuk yang tertinggi kasus positif Covid-19 di Banua masih dipegang Kota Banjarmasin dengan 1.441 Kasus.

Di kota berjulukan ‘Baiman’ itu total yang meninggal juga cukup tinggi. Sampai Jumat petang sudah mencapai 122 kasus.

Sedangkan yang dirawat sebanyak 1.065, ODP 267, PDP 188 dan yang sembuh 254 kasus.

Berikut sebaran positif Covid 19 di Kalsel menurut data dari Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid 19 Kalsel sampai Jumat sore:

Tala 228, Kotabaru 66, Banjar 367, Batola 285, Tapin 109, HSS 88, HST 34, HSU 129, Tabalong 109, Tanah Bumbu 156, Balangan 147, Banjarmasin 1.441 dan Banjarbaru 238 kasus.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE