Meskipun Ditengah Covid-19 Penyuluh dan PLKB Harus Tetap Jalan

SEMINAR VIRTUAL-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid saat seminar online (Webinar) bertajuk 'Telaah kampung KB ragam perspektif' bersama para panelis lainnya se-kalimantan selatan secara virtual. (ist)

Amuntai, kalselpos.com – Meski kondisi sosial distancing yang dianjurkan oleh pemerintah lantaran saat ini terjadi pendemi covid-19 namun penyuluh KB atau Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) harus tetap berjalan.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid saat seminar online (Webinar) bertajuk ‘Telaah kampung KB ragam perspektif’ bersama para panelis lainnya se-kalimantan selatan secara virtual.

Bacaan Lainnya

Saat seminar online itu Anisah menjelaskan, meski Covid-19 telah dinyatakan sebagai Pandemi dunia oleh WHO. Pada kondisi ini diharapkan, terutama PUS dengan 4 terlalu (4T) yakni kriteria usia kurang dari 20 tahun, berusia lebih dari 35 tahun, telah memiliki anak hidup lebih dari 3 orang, atau jarak kelahiran antara 1 anak dengan lainnya kurang dari 2 tahun diharapkan, tidak hamil sehingga petugas kesehatan perlu memastikan mereka tetap menggunakan kontrasepsi.

“Untuk itu, dalam menghadapi pandemi covid 19 ini pelayanan tetap dilakukan tetapi dengan menerapkan prinsip pencegahan pengendalian infeksi dan physical distancing,” jelas Anisah

Semasa Pandemi, Anisah berujar, tugas PLKB dan kader terlebih dahulu menunjukkan rasa empati pada masyarakat mengenali terlebih dahulu lalu memahami kebutuhan dan aspirasi mereka sehingga pesan yang disampaikan bisa relevan.

“Setiap PLKB baik PNS atau non PNS agar membuatkan grup sebanyak-banyaknya dengan kader dan masyarakat sebagai media untuk mengedukasi cara pencegahan terhadap covid 19,” terangnya.

Bahkan kalau perlu mengembangkan konten-konten yang efektif untuk digunakan para penyuluh KB/PLKB dalam mengedukasi kader dan masyarakat melalui media daring terutama selama covid 19.

Selain itu, Anisah juga mengimbau kepada PLKB agar memperhatikan hal-hal lainnya seperti, harus memperhatikan penggunaan APD dengan level yang sesuai dan klien yang datang harus menggunakan masker dan cuci tangan.

“Ditambah lagi keharusan kader untuk memperhatikan protokol kesehatan selama membantu pelayanan,” Pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: adiyat
Editor: wandi

Pos terkait