Krisis Nakes, Pemko Putuskan Tambah Tenaga Kesehatan

  • Whatsapp

Banjarmasin, kalselpos.com – Terdapatnya beberapa tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah yang divonis masuk dalam daftar orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 membuat Kota Banjarmasin krisis jumlah nakes.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali membuka pendaftaran dan memberikan kesempatan kepada warga yang ingin masuk di garda terdepan dalam penanggulangan wabah virus Corona atau Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kita sudah kordinasi kepada Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin untuk menambah tenaga medis lagi,” ujar Ibnu Sina, Kamis (02/07) Kepada wartawan.

Penambahan tersebut akan berfokus pada profesi perawat dan dokter.

Selain itu, krisis tenaga medis juga dibutuhkan di tempat lain. Seperti rumah karantina yang berlokasi di Jalan Perdagangan, Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Tenaga kesehatan yang dibutuhkan sebanyak 50 orang terdiri dari dokter dan perawat yang akan dipekerjakan dengan sistem kontrak kerja,” beber orang nomor satu di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Nota dinasnya sudah naik, dan saya setuju untuk dilakukan penambahan supaya tidak mengganggu pelayanan, karena tenaga medis yang sudah divonis positif harus diistirahatkan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, belasan karyawan RSUD SUltan Suriansyah telah di vonis positif terinfeksi virus Corona.

Masing-masing dari karyawan tersebut berasal dari berbagai profesi, mulai dari petugas cleaning service, security dan laundry. Bahkan dokter, perawat, bidan juga ikut termasuk dalam daftar tersebut.

Sehingga membuat Kota Banjarmasin kekurangan tenaga medis atau kesehatan dalam penanganan wabah virus tersebut.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri