Pemko Akan Sidak THM yang Buka Saat Pandemi

  • Whatsapp
Ilustrasi tempat hiburan malam (THM) (net)

Banjarmasin, kalselpos.com – Sejak masuknya wabah virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin belum mengeluarkan izin beroperasi untuk Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kota Seribu Sungai itu.

Namun, kenyataannya banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait adanya dugaan beberapa THM di Banjarmasin yang nekat beroperasi meski angka dari kasus positif Covid-19 di Kota Banjarmasin masih belum menunjukkan pelandaian.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin menegaskan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih belum memperbolehkan kegiatan THM disaat jumlah kasus positif virus Corona di Kota Seribu Sungai itu masih tinggi.

“Kalau pengelola tempat hiburan atau THM ini masih buka, maka dalam waktu dekat akan dilaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap THM yang nekat buka itu,” ucapnya pada awak media, Rabu (1/7/2020) siang.

Ia menambahkan, pada pelaksanaan sidak nanti pihaknya akan menggandeng petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin untuk melakukan penertiban jika terdapat THM yang kedapatan masih buka.

“Petugas kita dari Satpol-PP siap melakukan sidak kalau masih ada yang buka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ihsan Al-Haq menambahkan, setelah berakhirnya masa pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banjarmasin, Pemko masih belum memperbolehkan pengelola ataupun pemilik THM untuk kembali beroperasi.

“THM yang dimaksud ini seperti diskotik, pub, karaoke, rumah bilyard dan tempat hiburan yang sejenisnya masih belum boleh buka,” ujarnya.

Berdasarkan surat dengan Nomor 556/535/Pengpar/Disbudpar yang dikeluarkan pada tanggal 31 Maret 2020 lalu berisi tentang penutupan atau penghentian operasional sementara dalam rangka mengantisipasi dan kewaspadaan Covid-19 di Kota Banjarmasin.

Dan untuk penyelenggaraan hiburan, usaha kegiatan event organizer dan sejenisnya yang berpotensi mengumpulkan khalayak orang ramai, diminta tetap mempedomani SE (Surat Edaran) Wali Kota Banjarmasin Nomor 556/491/Pengpar/Disbudpar tanggal 20 Maret 2020.

“Disana tertulis jelas diminta untuk sementara menghentikan kegiatan operasional sejak 1 April 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian hari,” terangnya.

Namun, hingga saat ini belum ada surat edaran baru yang dikeluarkan Pemkot Banjarmasin, yang isinya mencabut surat edaran sebelumnya.

“Itu artinya THM dan sejenisnya tetap dilarang beroperasi,” tandasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri