Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Permintaan Hewan Kurban di Banjarmasin

Istimewa

Banjarmasin, kalselpos.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini ternyata tidak berdampak pada permintaan hewan kurban dalam pelaksanaan ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020 ini.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Anwar Ziyadi mengatakan, saat ini angka permintaan hewan kurban masih tergolong stabil, tidak mengalami penurunan, meskipun diprediksi wabah Covid-19 belum menghilang saat perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H nanti.

Bacaan Lainnya

“Kondisi ini dikarenakan ada sebagian dari masyarakat kita yang telah menjalankan tabungan kurban yang dimulai sejak Idul Adha tahun lalu. Jadi tidak terpengaruh dengan adanya wabah virus Corona ini,” ucapnya pada kalselpos.com, Rabu (1/7/2020) siang.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sendiri telah mendatangkan sekitar lebih dari 2.000 ekor sapi dan 1.500 ekor lebih kambing untuk memenuhi keperluan warga di Kota Seribu Sungai ini dalam menjalankan ibadah kurban.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendatangkan sekitar 300 ekor sapi dari berbagai daerah, baik dari lokal (wilayah Kalsel) maupun luar Provinsi.

“Kalu dari lokal biasanya kita datangkan dari Pelaihari dan Marabahan. Untuk dari luar provinsi kita mengambil dari Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB),” jelasnya.

Pria dengan sapaan Anwar itu memperkirakan ratusan hewan kurban disebutkannya itu paling lambat akan tiba di Banjarmasin saat sepekan sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.

Kemudian, Menurut Anwar, untuk harga jual hewan kurbannya sendiri tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. “Untuk sapi per ekornya sebesar Rp 14.000.000 lebih, sedangkan kambing sekitar Rp 2.500.000 per ekor,” bebernya.

Di samping itu, sebelum tiba ke Bumi Kayuh Baimbai, ia melanjutkan, seluruh hewan kurban tersebut akan diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan hewan.

“Hewan kurban yang kita datangkan nantinya akan melewati tiga kali pemeriksaan, pertama di daerah asal saat hewan itu dikirim. Setelah tiba di Banjarmasin dilakukan pemeriksaan lagi, dan terakhir di tempat penampungan hewan,” pungkasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menambahkan, dalam pelaksanaan ibadah kurban saat perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 tahun 2020 ini, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan ibadah kurban tersebut.

Sehingga, ia meminta pada panitia kurban untuk mengantar daging kurbannya ke setiap rumah wargga yang menjadi penerima daging kurban tersebut, agar tidak terjadi kerumunan saat pengambilan daging kurban.

“Tentunya ini agar menghindari penularan virus ketika terjadinya kerumunan massa pada saat pengambilan daging kurban. Kita harap warga bisa menjalankan protokol kesehatan, kalau bisa daging kurbannya diantar saja ke setiap rumah yang jadi penerimanya,” singkat orang nomor satu di Banjarmasin itu.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri