Penertiban Reklame Bando Terhalang Status Barang Bukti

  • Whatsapp
Rangka reklame bando yang ditertibkan oleh anggota Satpol-PP Kota Banjarmasin (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com– Penertiban sisa papan reklame bandon di sepanjang Jalan A Yani Km 1 hingga Km 6 oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin ternyata masih belum tuntas sepenuhnya.

Pasalnya, berdasarkan pantauan kalselpos.com, di beberapa titik lokasi beridirinya reklame bando di Jalan A Yani, masih terlihat beberapa yang belum diturunkan atau dibongkar oleh petugas.

Bacaan Lainnya

Plt Kasatpol-PP dan Damkar Kota Banjarmasin, Faturrahim (Fudail)

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol-PP dan Damkar Kota Banjarmasin, Faturrahim mengatakan, saat ini pihaknya masih terkendala dengan status bangunan reklame tersebut yang menjadi barang bukti atas laporan pengusaha advertising ke Polda Kalsel beberapa waktu lalu.

“Penertiban reklame bando yang masih terpasang ini masih terkendala atas statusnya yang masih jadi barang bukti penyidik dari laporan pengusaha advertising ke Polda Kalsel,” ucapnya pada awak media, Selasa (30/06/2020) siang.

Padahal pihaknya mengaku sudah mengantongi surat perintah dari Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang menugaskan mereka untuk segera merapikan sisa pembongkaran yang dilakukan oleh pejabat Kasatpol-PP sebelumnya.

“Apalagi kita sudah disurati oleh Kapolresta Banjarmasin untuk sesegera mungkin menyelesaikan penertiban sisa bangunan reklame bando ini,” ujarnya.

Ia mengaku khawatir jika terjadi hal yang tidak diinginkan dari sisa rangka reklame yang membentang diatas jalan protokol di Ibukota Kalimantan Selatan itu.

“Kita tidak ingin terjadi hal yang bisa membahayakan masyarakat sebagai pengguna jalan. Ditambah lagi kalau ada angin ribut yang bisa saja merobohkan sisa bangunan ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak penyidik agar bisa mengizinkan pihaknya untuk segera mengevakuasi dan mengamankan rangka bangunan reklame bando tersebut ke Markas Satpol-PP.

“Kalau sudah ada informasi untuk bisa membongkar sisa reklame yang masih terpasang, maka akan langsung kita bongkar,” tukasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para pengusaha advertising agar bisa merobohkan sendiri bangunan reklame bando miliknya.

“Karena kalau sesuai Perda (Peraturan Daerah) bangunan itu adalah tanggungjawab mereka, jadi malah lebih bagus kalau mereka sendiri yang merobohkannya sendiri,” sambung Faturrahim.

Ia membeberkan jumlah keseluruhan papan reklame bando yabg ditertibkan oleh Satpol-PP di sepanjang Jalan A Yani terdapat 10 titik penertiban. Sedangkan di luar A Yani seperti Jalan Hasan Basry dan S Parman juga tidak luput dari sasaran penertiban.

“Untuk sisanya yang di luar Jalan A Yani sudah kita komunikasikan dengan pemiliknya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *