Eksekutif dan Legislatif Pulang Pisau kurang Koordinasi

  • Whatsapp
Drs Edwin Mandala MAP, Ketua Fraksi Gabungan Gerindra PKPI dan Demokrat.

Pulang Pisau, kalselpos.com  – Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu wilayah yang dicanangkan sebagai penyandang ketahanan pangan nasional, dianggap anggota DPRD Pulang Pisau, kurang adanya koordinasi dari pihak eksekutif, walaupun sudah beberapa kali dikunjungi menteri terkait atas rencana tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Drs Edwin Mandala MAP, Ketua Fraksi Gabungan Gerindra PKPI dan Demokrat, Senin (29/6) pukul 12.15 WIB di Kantor DPRD Pulang Pisau.

Bacaan Lainnya

“Memang selama ini antara eksekutif dengan legislatif masih banyak hal-hal yang belum memberikan informasi atau memberi tahu atau bisa disebut kurang koordinasi,” bebernya.

Dipaparkannya, Pulang Pisau sebagai salah satu kabupaten yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai ketahanan pangan nasional atau Food Estate, anggota DPRD sama sekali tidak tahu dimana lokasinya.

“Padahal, program yang akan dilaksanakan ini kami harus tahu dimana lokasi pelaksanaannya. Seharusnya kami tahu karena terkait dengan aspirasi masyarakat,” tukas Edwin.

Menurut Edwin, jika pihaknya tidak mengetahui dimana rencana lokasi atau lahan itu, maka tempat pelaksanaan menampung semua aspirasi masyarakat nantinya dimana, belum diketahui.

“Misal pasang surut itu bukan hanya daerah Maliku saja, Jabiren juga daerah pasang surut, komoditi juga menyesuaikan food estate, karena bukan hanya masalah padi tapi jagung kedelai dan sebagainya,” sebut Edwin.

Ditambahkan Edwin lagi, tinggal menyesuaikan keadaaan yang ada. Jadi perlu seharusnya ada koordinasi. “Mudah-mudahan nanti bisa dijadwalkan memanggil OPD terkait dengan rencana Food Estate ini,” pungkas Edwin.

H Ahmad Jayadi Karta,
Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau.

Sebelumnya ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, H Ahmad Jayadi Karta juga menyampaikan hal yang sama terkait kurangya koordinasi dengan adanya rencana food estate ini.

Dikatakan H Jayadi Karta, pihaknya mengetahui setelah adanya kunjungan menteri PUPR Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono, ternyata sebelumnya banyak proyek yang dikerjakan.

“Namun kurang berkoordinasi dengan pihak kami, termasuk rencana Food Estate ini,” ungkap Jayadi Karta.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *