Murjani sebut Walikota Banjarmasin berpotensi Digugat

  • Whatsapp
: Pemerhati kebijakan publik dan pemerintahan Dr H Ahmad Murjani Mkes SH MH. Dr H Ahmad Murjani Mkes SH MH.

Banjarmasin, kalselpos.com– Dr H Ahmad Murjani Mkes SH MH sebut Walikota Banjarmasin Ibnu Sina diuji persoalan baru di tengah pandemi corona ini.

Persoalan terkait pencopotan bando di sepanjang Jalan Ayani beberapa waktu lalu tidak segera dibersihkan.

Bacaan Lainnya

“Tumpukan dan bongkaran itu tidak dibersihkan, hal tersebut menimbulkan persoalan baru,” ucap Murjani, Kamis (25/06).

Menurut Murjani, memang persoalan ini terlihat kecil, tetapi rumit. Seharusnya Walikota bisa mengambil sikap.

Pemerintah Kota Banjarmasin sebenarnya memiliki lahan yang memadai guna memindahkan pamflet plang besi bekas bongkaran baliho tersebut ketempat yang lebih aman.

Akan tetapi, sambung Murjani, sekitar satu pekan pamflet plang besi dibiarkan saja.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran, karena masyarakat bisa menilai sendiri kinerja seorang,” katanya

Seyogyanya, lanjut Murjani, Pemerintah Kota Banjarmasin segera melakukan pembersihan tumpukan besi yang berserakan tersebut.

Kemudian, Ketua STIKES Cahaya Bangsa itu, mengatakan Walikota Banjarmasin berpotensi digugat, terkait kelalaian dan terkesan pembiaran, jika di telusuri, sebut Murjani”.

Demikian itu dinilai tidak peduli, sebab para pengguna jalan terganggu. Buktinya bisa dilihat sendiri disepanjang Jalan Ahmad Yani dengan bertumpuknya di beberapa titik bekas bongkaran reklame tersebut.

“Jika dibiarkan tanpa ada upaya pembersihan, maka Walikota bisa digugat,” ujarnya.

Maka dampak dari itu , kata Murjani, kondisi kedua belah pihak, baik pengusaha yang pasang reklame tersebut, ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Sebab dari itu, baik pengusaha dan Pemko mengalami kerugian materil. Secara otomatis mengurangi PAD Pemko, bahkan masyarakat juga terlibat dirugikan.

Jika bekas bongkaran plang besi bongkaran reklame itu dibiarkan, maka suatu ketika ada masyarakat mengalami kecelakaan dan jadi korban akibat tertabrak tumpukan bongkaran tersebut, maka Walikota bisa digugat untuk pertanggung jawabannya.

“Harus secepatnya tumpukan bongkaran tersebut dibersihkan,’ pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Sidik Alpnso
Editor : Muliadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *