Kapuas Timur persiapkan hadapi New Normal

  • Whatsapp
Camat Kapuas Timur Ansyari (dua dari kiri) saat memberikan penjelasan tentang persiapan menghadapi New normal di wilayahnya.(ist)

Kuala Kapuas, kalselpos.com – Kecamatan Kapuas Timur yang merupakan wilayah dalam pelaksanaan PSBB secara parsial, karena berbatasan langsung dengan provinsi Kalimantan Selatan. Dimana wilayah provinsi tetangga tesebut, perlu perhatian khusus lalu lintas orang dan kendaraan yang keluar masuk.

2. Peserta rapat persiapan menghadapi New normal di Kecamatan Kapuas Timur. (ist)

Sehubungan telah dimulainya PSBB tahap ke dua dimana ada 7 (tujuh) kecamatan, termasuk didalamnya Kecamatan Kapuas Timur, telah melakukan langkah langkah persiapan New Normal dengan menggelar rapat konsultasi lintas sektor Selasa (24/6) pukul 11.00 WIB, yang diikuti oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Kapuas timur. Karena bagaimanapun tahapan berikutnya adalah New Normal.

Bacaan Lainnya

Camat Kapuas Timur, Ansyari SSos menjelaskan, melalui rapat konsulidasi ini secara bersama-sama merumuskan dan membuat himbauan kepada masyarakat untuk bisa memahami dan dapat beradaptasi dengan new normal.

“Sebagian masyarakat beranggapan bahwa new normal adalah kehidupan sosial masyarakat, kembali normal seperti dulu dimana waktu tidak ada Covid-19 ini,” ujar Ansyari.

Diterangkan Ansyari, dalam rapat yang diadakan di Aula Kantor Camat Kapuas Timur, jalan Trans Kalimantan Km 9, Desa Anjir Serapat Baru ini, New normal maksudnya justru beralih ke cara hidup normal yang baru terutama dalam bidang kesehatan, terus mematuhi protokol kesehatan yang disyaratkan dalam semua sendi kehidupan sehari-hari.

“Baik dalam kegiatan atau aktifitas yang akan diperbolehkan kembali oleh pemerintah, seperti beribadah di masjid, aktifitas jual beli di pasar, berolahraga dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, dan lainnya,” ujar Ansyari.

Terakhir Ansyari, menegaskan, selesai PSBB ini diterapkan, tidak mungkin Covid-19 ini hilang 100 persen, “Sehingga kita harus bisa hidup damai, berdampingan dengan virus yang lebih dikenal disebut Corona ini, mau tidak mau, makanya perlu pembahasan dan persiapan ke arah sana,” tandas Ansyari.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis: Iwan Cavalera

Editor: Bambang CE

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *