Makam Sultan Suriansyah Kembali Dibuka, Ini Syarat Masuknya

  • Whatsapp
Peziarah sebelum masuk makam diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin, kalselpos.com– Setelah ditutup selama hampir tiga bulan pasca pandemi COVID-19 dan pemberlakuan kebijakan Pembatasan Bersyarat Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin, objek wisata religi Makam Sultan Suriansyah sejak Kamis pekan lalu kembali dibuka untuk umum.

Para peziarah Makam Sultan Suriansyah (Ahmad Fauzie)

Ketua Harian, Badan Pengelola Makam Pangeran Sultan Suriansyah, H Ahmad Yamani menjelaskan, semenjak dibukanya kembali Makam Pangeran Sultan Suriansyah, animo peziarah sangat tinggi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya hal itu wajar terjadi, lantaran sebelumnya komplek pemakaman Raja Banjar Pertama yang memeluk islam itu telah lamanya ditutup semenjak pandemi COVID-19 terdeteksi di Kota dengan julukan Kota Seribu Sungai tersebut..

Sejak mulai dibukanya kompleks pemakaman yang terletak di Jalan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan itu, pengelola makam langsung menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah

“Rata-rata warga yang datang berziarah ke makam ini berharap bisa dibuka seperti biasa, dan kami pun membuka kembali dengan beberapa catatan, mereka tetap wajib mentaati protokol kesehatan yabg sudah ditetapkan,” jelasnya pada kalselpos.com, Minggu (21/062020) siang.

Peziarah yang datang diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan harus melalui pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki komplek pemakaman.

Para peziarah yang sudah lama menunggu dibukanya kembali objek wisata religi ini, merasa cukup senang meski setiap mereka yang datang harus tetap mentaati aturan protokol kesehatan.

Seperti halnya Zainuddin, peziarah asal Kabupaten Kotabaru yang telah lama menunggu untuk bisa berziarah ke makam Pangeran Sultan Suriansyah.

“Alhamdulillah kami sangat senang sudah dibuka kembali karna semenjak Wabah Corona kami tak bisa berziarah dan kami sangat mendukung apa yang di suruh pemerintah seperti menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Zainuddin yang datang bersama keluarganya.

Ia pun berharap wabah COVID-19 ini bisa segera berlalu agar makam Pangeran Sultan Suriansyah ini tetap dibuka selamanya.

Selain itu, kebanyakan para pengunjung yang datang untuk berziarah menyertakan balita mereka hal ini diyakini agar dapat memberi spirit pada balita mereka.

“Mungkin niat mereka membawa anak balitanya kesini,
untuk mengambil berkah atau didoakan agar bayi mereka tudak rewel dan tak kehilangan semangat,” tutupnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor. : Zakiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.