Berita Nomor 9 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Menteri PUPR tinjau eks PLG yang sudah jadi belukar

Menteri PUPR Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono

Berita Nomor 9 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Menteri PUPR tinjau eks PLG yang sudah jadi belukar

 

Bacaan Lainnya

Kuala Kapuas, kalselpos.com -Lahan yang dulu pernah dibuka, disaat proyek lahan sejuta hektar, atau lebih sering di sebut sebagai lahan eks PLG ( Pembukaan Lahan Gambut) ditinjau kembali oleh Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono MSc Ph.D, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sabtu ( 13/6) pukul 12.48 WIB. Sebelumnya Manteri yang pernah bertugas selama 2 tahun di Kabupaten Kapuas ini, mengunjungi kantor tempat kerjanya dulu, setelah itu ke rujab Bupati Kapuas.




 

Menteri PUPR bernostalgia di depan kantor yang pernah menjadi tempatnya bekerja selama 2 tahun.(ist)




Menteri PUPR mengatakan, ada prediksi kekeringan dari FAO atau organisasi pangan sedunia, dimana akan ada IO kekurangan pangan sedunia. BMKG mengabarkan kalau ketersediaan air di Kalimantan Tengah cukup, setelah menelusuri dari beberapa daerah, maka di putuskan Kalimantan Tengah yaitu daerah eks PLG, tapi yang tidak bergambut, dengan total lahan 164.000 hektar. Dimana lokasinya tepi sungai Kapuas dan Barito, mulai dari Palingkau, Dadahup, Terusan hingga ke Anjir Serapat.

“Saya dulu disini pernah bekerja selama 2 tahun sebagai deputi yang terkait Lahan Gambut. Pada kesempatan ini saya akan mengupdate data kondisi sekarang. Dari 164.000 hektar ada 85.000 hektar yang digarap sedang sisanya 79.000 hektar menjadi semak belukar,” terang Mochamad Basoeki.

Selanjutnya Menteri PUPR menjelaskan, nantinya akan land clearing, tapi tidak perlu cetak sawah, karena sebenarnya sudah ada. Lahan yang sudah digarap akan ditingkatkan lagi intensitasnya, produksinya akan meningkat dengan perbaikan irigasi. Mulai di garap sekarang, dan diadakan perbaikan dengan maksimum 2 tahun sudah selesai.

“Artinya dengan peninjauan lahan eks PLG non gambut itu, nantinya akan kita rehabilitasi lagi, untuk memanfaatkan lahan yang ada dan terbengkalai,” pungkas Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE

Pos terkait