Kuliner Legend Sapat Karing Batutuk menggugah Selera

Proses pembuatan Ikan Sepat Batutuk dengan menggunakan peralatan tradisional menyerupai Lesung dengan penumbuk (halu).

banjarmasin, kalselpos.com – Provinsi Kalimantan Selatan sangat banyak memiliki kuliner khas daerahnya, salah satunya Sapat Karing Batutuk. Makanan yang sudah ada sejak jaman dulu ini, sudah sangat jarang dijumpai bahkan banyak orang yang tidak tahu.
Ikan Sapat atau Sepat, sangat banyak ditemui di sungai wilayah Kalimantan Selatan, biasanya ikan ini di olah berbagai masakan dan lauk.

Sepat karing batutuk ini berupa lauk yang menyerupai rabuk ikan, pembuatannya pun masih sangat tradisional.
Salah satu warga yang biasa membuat Sapat Kering Betutuk, Imay warga Desa Keladan, Kabupaten Tapin, mengaku pembuatan Sapat Kering Batutuk ini sangatlah mudah.

Bacaan Lainnya




 

 

Dalam peroses pembuatan, pertama Ikan Sepat yang sudah di keringkan dan diasinkan di masak di goreng terlebih dahulu. Setelah itu ikan yang sudah masak dimasukan di lesung atau wadah untuk menumbuk yang terbuat dari batu untuk dihaluskan.
“Saat proses tumbuk, ditambahkan bersama dengan bawang cabe rawit penyedap rasa dan juga Mangga muda,” ujar Imay.

Setelah semuanya di masukan dalam lesung barulah proses penumbukan dilakukan dengan bantuan kayu panjang atau Halu (bahasa banjar) agar ikan asin sepat kering dan serta berbagai macam campurannya menjadi satu untuk di haluskan.
Peroses penumbukan dilakukan dengan cara manual menggunakan tangan selama 30 menit.
Imay menjelaskan, saat ini masakan khas banjar ini sangatlah jarang dijumpai bahkan banyak orang yang tidak mengetahuinya.

Dan pembuatan makanan ikan sepat karing batutuk, buat untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga untuk menjadi lauk makan bersama nasi.

 

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Zoeanda
Editor : Aspihan Zain

Pos terkait