Mantap. Pilkada Disarankan E-Voting

  • Whatsapp
Yanuar Prihatin.

Jakarta,Kalselpos.com – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Yanuar Prihatin menyarankan agar KPU bisa menggunakan sistem pemilihan elektronik atau e-voting. Dia menilai KPU masih ada waktu menyiapkan infrastruktur digital di daerah yang menjadi zona merah dibandingkan memaksa membuat tempat pemungutan suara (TPS) tetapi tidak ada partisipasi pemilih atau justru mengorbankan petugas KPPS di lapangan terinfeksi Covid-19. Yanuar menilai tahapan pilkada tahun 2020 harus memenuhi standar protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 yang belum mereda di seluruh wilayah Indonesia.

 

Bacaan Lainnya

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

 

Dia juga mengatakan tahapan Pilkada 2020 harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga disarankannya agar KPU dapat bersinergis dengan stakeholder lainnya membahas penyelenggaraan pilkada sesuai protokol kesehatan. ’’Ya, ada tahapan pilkada seperti rekap pemilih, pendaftaran, kampanye, pencoblosan, hingga rekap suara yang bisa digunakan dengan cara lain yaitu digital,” jelasnya. Ketua DPP PKB itu menilai pelaksanaan Pilkada terutama masa kampanye dan pencoblosan harus mengikuti standar protokol Covid-19.

 

Karena jangan sampai, Pilkada menjadi momentum baru penyebaran virus Covid-19. Yanuar mengatakan tahapan pilkada yang mengumpulkan banyak orang menjadi risiko penyebaran pandemi Covid-19 saat ini sehingga KPU harus mengatur pola kegiatan yang dapat dilakukan pasangan peserta pilkada. ’’Jelas bagi calon dan tim suksesnya dituntut agar kreatif dalam menciptakan acara atau pola kampanye kreatif,” sarannya

 

Sumber : Net.

Editor : Tim Kalselpos.com

 

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *