Polsek Kapuas Barat kunjungi kebun Kalampan Jaya

  • Whatsapp
BERKUNJUNG - Kapolsek Kapuas Barat bersama Bhabinkamtibmas dan Kades Anjir Kalampan, berkunjung ke kebun Poktan Kelampan Jaya.(ist)

KUALA KAPUAS, Kalselpos.com-Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah, agar ikut berperan serta dalam ketahanan pangan, mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan tanpa membakar saat membuka lahan, diimplementasikan Polsek Kapuas Barat, melalui Kapolsek, Iptu Eko Sutrisno SH MM dan anggotanya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Anjir Kalampan, Kades Yanir SSos.

 

Bacaan Lainnya

2. MEMETIK CABE – Kapolsek Kapuas Barat bersama Bhabinkamtibmas dan Kades Anjir Kalampan memetik cabe di kebun Poktan Kelampan Jaya untuk dibagikan kepada warga masyarakat.(ist)

Kapolsek Kapuas Barat, bersama Bhabinkamtibmas Desa Anjir Kalampan, dan anggota lainnya bersama dengan Kades Anjir Kalampan, mengunjungi kebun yang dikelola oleh kelompok tani (Poktan) Kelampan Jaya di wilayah perkebunan Desa Anjir Kalampan, Selasa (2/6).

Eko Sutrisno mengatakan, sesuai dengan yang di instruksikan, dimana salah satu upaya Polri adalah berperan aktif dalam segala kegiatan dalam membantu masyarakat.

“Adanya perkebunan ini merupakan upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan sekaligus edukasi bagi masyarakat, bahwa membuka lahan tidak mutlak harus dibakar. Karena apabila dibakar akan mengurangi unsur hara yang merupakan pendukung kesuburan tanah,” terang Eko Sutrisno.

Sementara Kades Anjir Kalampan, Yanir SSos menjelaskan, Poktan Kalampan Jaya ini sebenarnya sudah lama berkebun palawija tapi memang belum terekspos.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com

| Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Diharapkannya dengan kerja sama dengan Polsek ini, kebutuhan pangan terutama sayuran dan lainnya di wilayah Kapuas Barat bisa tercukupi.

“Semua komoditi kita tanam dari bawang merah, bawang putih, cabe dan terong kita petik lalu dibagikan secara gratis bersama Kapolsek kepada masyarakat,” ungkap Kades Yanir.

Perkebunan palawija dengan segala jenis tanaman ini dikelola dengan baik. Penyiraman tanaman menggunakan sistem springkel, seperti diungkapkan Lelo tim teknis poktan yang menangani perkebunan.

“Peralatan untuk penyiraman itu kita dapatkan dari Perkebunan Graha Inti Jaya, dimana alat tersebut dulu digunakan saat penyemaian bibit sawit,” terang Lelo.

Ditambahkan Lelo, dia bersama anggota poktan membuat sendiri cuka kayu, yang berguna untuk mengatasi keasaman tanah. Dimana berguna juga untuk menghilangkan bau kotoran dari hewan yang juga menjadi biopestisida.

“Ada juga pupuk yang kita dapatkan dari kotoran lele dari kolam lele yang ada di perkebunan kita ini,” pungkasnya.

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *