Persidangan secara online hak terdakwa terkesan Dibatasi

  • Whatsapp
Dr H Fauzan Ramon SH MH.

BANJARMASIN,Kalselpos.com – Di tengah Pandemi  Covid-19 yang kini sedang melanda dunia, dalam proses persidangan secara online,  hak-hak terdakwa terkesan masih banyak dibatasi  dikarenakan yang bersangkutan masih berada di Lembaga Pemasyarakatan.

Hal tersebut diutarakan Dr H Fauzan Ramon SH MH, salahsatu pengacara senior di Bumi Lambung Mangkurat kepada kalselpos.com, Rabu (3/6/2020).

Bacaan Lainnya

“Pelaksanaan persidangan di setiap Pengadilan Negeri se Kalimantan Selaran masih kurang optimal atau masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kalimantan Selatan ini mengatakan, ada beberapa kendala yang ditemui jika gelaran sidang dilaksanakan secara online, misalnya jika pelaksanaan persidangan dalam kondisi cuaca buruk atau hujan akan  menimbulkan suara cukup keras yang dapat mengganggu pendengaran.

”Bila dalam persidangan tiba-tiba hujan ribut dan tentunya akan mengganggu persidangan terutama dalam pendengaran atau keterangan yang diucapkan kurang jelas terdengar,” cetusya.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Sebagai pengacara, Fauzan juga merasa dirugikan dimana pada saat menemui kliennya di LP harus terlebih dahulu berkonsultasi dan ini terkesan dibatasi. 

”Dengan alasan adanya oknum pengacara yang terkesan mengabaikan aturan atau melakukan penyalahgunaan wewenang dalam berkonsultasi di LP, hal ini tentunya jangan disamaratakan, soalnya lain pengacara lain juga perbuatannya, seharusnya oknum tersebut yang ditindak karena merugikan LP,  Kepolisian dan Kejaksaan,” cetusnya.

Fauzan juga menyoroti kebijakan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina  yang dinilai gagal dalam melaksanakan PSBB di Kota yang berjulukan ‘Baiman’ itu.

Dirinya menyayangkan, sikap gegabah yang dilakukan Pemkot Banjarmasin  dalam melaksanakan pemberlakuan PSBB.

”Masyarakat itu perlu dibina dan diarahkan bagaimana yang baiknya,  apalagi masyarakat di Kalimantan Selatan ini  taat beragama, dan taat aturan. Selain itu pemerintah juga hendaknya jangan berkomentar yang tidak menyejukan,” tutupnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *