Samahuddin Muharram : Pilkada 2020 Terkesan Dipaksakan.

  • Whatsapp
Pengamat Politik dan Pemilu, Samahuddin Muharram. (Dik).

BANJARMASIN,Kalselpos.com Pengamat Politik dan Pemilu, Samahuddin Muharram menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel dan pemerintah terkesan memaksakan Pilkada serentak 2020 di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Menurut Samahuddin, selain membebani keuangan negara juga berpotensi tinggi terjadinya cluster baru di tengah pelaksanaan pesta demokrasi.

Bacaan Lainnya

“Saya khawatir saja jika dipaksakan akan terjadi banyak hambatan,” ujarnya kepada kalselpos.com, Selasa (02/06).

Dikatakannya, persoalan Pilkada serentak ini jika dilaksanakan tanpa ada wabah seperti sekarang, tentu tidak terlalu menyita perhatian.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Sementara, apakah ideal secara logis anggaran uang negara ini diperuntukan guna pemulihan perekonomian dan psikologis
masyarakat, justru tersedot besar untuk tahapan pelaksanaan pilkada

“Kami berharap pemerintah dan KPU RI harus berpikir matang dan melihat urgenitas skala prioritas,” ucapnya.

Banyak sekali hal yang patut diperhatikan, sambung mantan Ketua KPU Kalsel itu, misalnya saja terkait pemutakhiran data pemilih, vertual calon dukungan perseorangan dan lain sebagainya.

Belum lagi pengaturan petugas TPS dan KPPS, artinya jika ada batasan satu TPS untuk 19 pemilih saja, maka bertambah pula jumlah tenaga KPPS begitu pula petugas di semua tingkatan, sebutnya”.

“Ini jelas ada pembekakan dari segi anggaran dalam pelaksanaan pilkada nanti,”ungkapnya.

Dia menyarankan, apakah penyelenggaraan Pilkada nanti dinilai begitu mendesak atau sebaliknya, karena jangan sampai terkesan dipaksakan ditengah keterbatasan keuangan negara dan daerah.

Penulis : Sidik Alponso
Editor : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *