Banjarmasin Tidak Terapkan New Normal

  • Whatsapp
Walikota Banjarmasin,Ibnu Sina (Ist)

BANJARMASIN,Kalselpos.com – Setelah berakhirnya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyatakan tidak menerapkan new normal.

Pasalnya belum siap Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini menerapkan New Normal. Lantaran kurva kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus meroket.

Bacaan Lainnya

Untuk itu Banjarmasin hanya memberlakukan status tanggap darurat Covid-19 sesuai dengan surat perpanjangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Langkah demikian diambil setelah PSBB di kota seribu sungai ini, berakhir 31 Mei lalu.

Ibnu Sina mengungkapkan awalnya Kota Banjarmasin masuk dalam jajaran 25 daerah yang bakal menerapkan new normal (Kenormalan Baru).

Namun dari rilis terbaru pemerintah pusat, tidak lagi tercantum nama Kota Banjarmasin.

“Karena kalau kita menerapkan new normal tidak memenuhi persyaratan sebetulnya, tapi kita statusnya Tanggap Darurat Covid-19,” ujar Ibnu ketika dijumpai awak media, Senin (1/6).

Menurutnya, antara new normal dan status tanggap darurat Covid-19 ini sangat berbeda penerapannya.

Khusus untuk tatanan dunia baru ini ada lima tahapan sampai Juli 2020 mendatang.

Jika memberlakukan itu, lanjut Ibnu dalam fase pertama saja harus menghabiskan waktu setengah bulan untuk sosialisasi kepada warga. Apalagi dalam new normal banyak aturan yang wajib dituruti.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Kemudian untuk status Tanggap Darurat Covid-19 kendali utamanya ada pada TNI, yakni Kodim 1007/Banjarmasin.

“Kalau dibilang persiapan mungkin Banjarmasin seperti itu untuk menerapkan New Normal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ibnu mengungkapkan istilah new normal hanyalah sebatas arahan Presiden RI dan instruksi Panglima TNI untuk daerah menerapkan dan melaksanakannya.

Namun untuk segi aturan dan sebagainya, Ibnu mengakui belum mengetahui sepenuhnya.

Bahkan Kemenkes 328 hanya mengatur soal perkantoran dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Dia berharap, kita jangan seolah bebas karena persyaratan new normal grafik kasus virus Corona melandai.

“Kendati begitu, suasana maupun sikap selama PSBB masih akan diterapkan selama tanggap darurat Covid-19,”pungkasnya.

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga.

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *