Warga Mandastana Warga Tolak BST

  • Whatsapp

 

 

Bacaan Lainnya

BATOLA, Kalselpos.com – Dua Orang Di Kabupaten Barito Kuala, Menolak Bantuan Sosial Tunai Atau Bst Dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, Dikarenakan Mereka Merasa Mampu Dan Tidak Berhak.

 

Dua Orang Warga Yang Menolak Bst Dari Kemensos Tersebut,  Yakni Bahriana Umur 56 Tahun, Dan Sulimah Umur 67 Tahun, Kesuanya Merupakan Warga Desa Puntik Luar,Kecamatan Mandastana,Kabupaten Barito Kuala.

 

Mereka Menolak Bst Karena Merasa Tidak Berhak Lantaran Mampu, Dan Menurut Mereka Masih Banyak Warga Lainnya, Yang Benar-Benar Berhak Dan Lebih Memerlukan.

 

Bahriana Dan Sulimah Sebenarnya Memang Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan Sosial Tunai Tahap Pertama Dari Kemensos Ri, Namun Kedua Warga Itu Memilih Untuk Mengembalikan Dana Bantuan Yang Diterima Ke Tim Covid-19 Desa Setempat, Dan Mereka Juga Membuat Surat Pernyataan Resmi.

 

 

Kades Puntik Luar Abul Hasan Mengatakan, Data Warga Penerima Bst Kemensos Di Desanya Ada Sebanyak 213 Orang, Menurutnya Semua Data Telah Diverifikasi Bersama RT, RW, BPD, Serta Babhinkamtibmas, Dan Bhabhinsa Setempat, Semua Data Tersebut Dikirimkan Kepada Kemensos Namun Ternyata Ada Data Sebagian Warga Yang Tidak Berubah, Seperti Yang Meninggal, Pindah Rumah, Dan Orang Mampu.

 

 

Kades Puntik Luar Abul Hasan Menambahkan,Di Desa Puntik Luar Ada 6 Warga Yang Sudah Meninggal Namun Juga Terdaftar Sebagai Penerima Bst, 2 Diantaranya Diambil Oleh Ahli Warisnya, Dan 4 Lainnya Akan Dikembalikan Kekantor Pos Bersama Dengan Dua Dana Bantuan Yang Ditolak Oleh Bahriana Dan Sulimah.

 

 

Tim Liputan Kalselpos Tv Melaporkan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *