Anggota Polsek Daha Selatan yang Gugur Saat Bertugas Mualaf ‎

  • Whatsapp
Foto Korban yang Gugur

KANDANGAN, Kalselpos.com– Brigadir Leonardo Latupapua anggota Polsek Daha Selatan yang gugur saat bertugas jaga piket di tempatnya berdinas merupakan mualaaf (baru masuk Islam).

 

Bacaan Lainnya

KAPOLRES- Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya.(Istimewa)‎

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kapolres HSS, AKBP Dedy Eka Jaya‎. “Brigadir Leonardo Latupapua‎ seorang mualaf yang baru masuk Islam,” ujar AKBP Dedy.

Dikatakannya, ‎Brigadir Leonardo meninggalkan dua anak dan satu istri, yang anaknya masih berumur 7 tahun dan 1 tahun.

“Karena meninggal saat bertugas Brigadir Leonardo diberikan penghargaan langsung oleh Kapolri kenainakan pangkat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Polisi yang Wafat di serang Teroris di Daha Selatan Kalsel

Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) diberikan kepada anggota Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) dengan sebilah samurai.

“Sudah, Kapolri berikan penghargaan KPLB,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (1/6).

Dalam peristiwa tersebut, dua anggota kepolisian menjadi korban, yakni Brigadir Leonardo dan Brigadir Djoman Sahat Manik Raja. Brigadir Leonardo dinyatakan meninggal dunia usai menerima sabetan samurai pelaku, sedangkan Brigadir Djoman Sahat Manik Raja mengalami luka-luka.

Selain KPLB, Kapolri Jenderal Idham Azis juga menginstruksikan Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta dan jajaran membantu dan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan korban.

“Kapolri dukung, saya dengan seluruh anggota Polda Kalsel juga mendukung, karena 1 anggota kami kesulitan, maka seluruh anggota siap mendukung,” ujar Nico.

Nico dan jajaran sendiri sudah menyambangi kediaman korban. Menurut Nico, pihaknya akan membantu biaya sekolah anak-anak korban yang masih kecil.

“Anak korban ada dua masih kecil-kecil. Satu umur 7 tahun dan satu 4 tahun, saya ke kediamannya menyampaikan duka cita dari Kapolri,” ucap Nico.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Terkait peristiwa tersebut, Nico menegaskan jajaranya tidak akan segan melakukan tindakan tegas bagi para pelaku teror. Menurutnya, tidak ada ruang sedikit pun di Kalsel bagi kelompok terorisme. Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kalsel, diserang OTK yang diduga teroris dengan sebilah samurai pada Senin (1/6), sekitar pukul 02.15 WITA.

Sebelum menyerang, pelaku melancarkan pembakaran terhadap salah satu mobil patroli milik Polsek Daha Selatan. Polisi pun telah menangkap pelaku. Saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan dilakukan tindakan tegas hingga pelaku tewas.

https://kalselpos.com/2020/06/04/ternyata-korban-penyerangan-mapolsek-daha-selatan-muslim-sejak-lahir%e2%80%8e/

Penulis : Sofan/fahmi de musfa
Editor : Wandi
Penanggung Jawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. Jaga mulut nya narasumber penulis ni,leo nardo kaka ssya islam dari lahir jangan asal buat berita cari sy,sy adik kandung nya

    1. Mohon Maaf, Kami segera bikin berita klarifikasinya. sudah ada keterangan baru dari istri Alarhum, kalau Almarhum ternyata Muslim sejak lahir.