Pansus Anggaran Covid-19 DPRD Kapuas kunjungi RSUD

  • Whatsapp
USAI DISKUSI - Direktur RSUD Kapuas Soemarno Sastro Atmojo, dr Agus Waluyo (dua dari kiri) dan Ketua Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19 Sarkawi H Sibu (tiga dari kiri) usai diskusi.(ist)

KUALA KAPUAS, Kalselpos.comPanitia Khusus Pengawas Anggaran Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kapuas, dalam pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai pengawas pertanggung jawaban dana dari gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, mengunjungi RSUD Kapuas Soemarno Sastro Atmojo jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Sabtu (30/5) pukul 11.00 WIB.

 

Bacaan Lainnya

DISKUSI – Tim medis RSUD Kapuas Soemarno Sastro Atmojo saat diskusi bersama Pansus Anggaran Covid-19 DPRD Kapuas.(ist)

Ketua Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19, H Sarkawi H  Sibu, mengatakan, banyak penjelasan yang diperoleh dari RSUD Kapuas, selaku tim teknis medis pelaksana tugas pokok dalam satuan tugas penanganan percepatan penyebaran virus Corona.

“Pada intinya kami Pansus menyimpulkan  banyak hal yang tidak bisa dilakukan pihak Rumah Sakit secara maksimal, seperti tersedianya ruang isolasi, kelengkapan APD serta tenaga spesialis yang memadai,” ungkap anggota DPRD Kapuas yang juga Ketua Komisi II ini.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Disampaikannya, bahwa pihak rumah sakit dalam melaksanakan tugas didukung peralatan rumah sakit seadanya dengan kata lain Rumah Sakit masih perlu dukungan untuk pelayanan yang lebih memadai.

Direktur RSUD Kapuas, dr Agus Waluyo, dalam wawancara menyampaikan, rasa terima kasih atas kedatangan pansus DPRD yang mengawasi anggaran dalam penangana pandemi Covid-19 ini, dimana melalui pertemuan ini bisa mengetahui kendala apa yang dihadapi di lapangan.

“Kita bisa diskusikan bersama, termasuk juga adanya tambahan insentif bagi tenaga kesehatan dan mereka yang di lapangan yang notabene berjuang di garda depan,” ujarnya. 

Diharapkannya, dengan kehadiran tim Pansus dan dengan hasil diskusi yang dibahas bersama, akan tercapai penanganan kasus Covid-19 lebih optimal nantinya.

Agus Waluyo juga secara khusus menyampaikan agar perlakuan pada tenaga kesehatan terkait isolasi mandiri bisa dipahami dan dimengerti,
jangan malah dikucilkan.

“Saya khawatir nanti akan berakibat pada turunnya mental tenaga kesehatan kami, dimana keseharian mereka sudah lelah dalam penanganan pasien, mendapatkan lagi masalah yang lain,” beber Agus Waluyo. 

Untuk itulah Agus Waluyo meminta dukungan pada seluruh masyarakat untuk memotivasi tenaga kesehatan maupun semua yang bertugas di lapangan menangani Covid-19.

“Jika ada tenaga medis kami yang mengalami hal tidak diinginkan, alangkah baiknya jika ada semacam jaminan, misal asuransi dan lainnya, untuk  lebih memberikan jaminan  pada kita yang berjuang dalam pandemi ini,” harap Agus Waluyo lagi. 

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *