Bupati Batola : Warga belum dapat Bansos, Lapor ke Crisis Center

  • Whatsapp
Baleho Crisis Center Covid-19 dari Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola.

MARABAHAN, Kalselpos.com – Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menyerahkan buku rekening kepada kedua perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara simbolis di kediaman Bupati di Jalan Pangeran Antasari No 1 Marabahan.

 

Bacaan Lainnya

Bupati didampingi Kepala Kadinsos, Fuad Syekh dan Kepala KCP BNI Marabahan Ali Hartono menyerahkan rekening BST kepada kedua perwakilan KPM.(ist)

Pasalnya, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap I sudah mulai disalurkan kepada masyarakat terdata di Kabupaten Batola.

“Penyaluran BST dilaksanakan BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Marabahan,”ujarnya, Kamis (28/05).

Noormiliyani didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Batola Fuad Syekh dan Kepala KCP BNI Marabahan Ali Hartono, menerangkan, BST Kemensos ini merupakan rangkaian sejumlah bantuan yang diberikan pemerintah, baik pusat maupun daerah terhadap warga miskin dan terdampak Covid-19.

Dia menyampaikan, sebelumnya Pemkab Batola juga menyalurkan pembagian sembako serta Bantuan Langsung Tunai Desa yang berasal dari Dana Desa (BLTD-DD)

“Kita menyadari selama pandemi Covid-19 ini banyak warga yang kesulitan ekonomi akibat terganggunya aktivitas usaha dan pekerjaan,”tuturnya.

Oleh karena itu, sambungnya, pemerintah mengambil kebijakan untuk membantu perekonomian melalui berbagai bantuan, baik yang berasal dari pusat maupun daerah sendiri.

Penyaluran BST Kemensos di Batola dilaksanakan secara bertahap, melalui bank-bank yang terhimpun dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, serta Kantor Pos, sebutnya”.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Mantan Ketua DPRD Kalsel itu menyarankan, bagi penerima yang kebetulan tidak terdesak kebutuhan hendaknya bisa ditabung dulu agar uangnya benar-benar dipergunakan untuk hal-hal yang sangat perlu.

Selain itu, dia juga menyinggung tentang Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola, yakni yayasan yang bernama Crisis Center Covid-19 berfungsi menghimpun berbagai bantuan sosial baik dana, sembako dan lainnya.

Kemudian, akan disalurkan kembali kepada warga yang tidak terakomodir dalam penerima Bansos seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), BLTD-DD (Bantuan Langsung Tunai Desa dari Dana Desa) dan BST (Bantuan Sosial Tunai).

Untuk itu, Bupati mempersilahkan warga yang tidak mampu serta terdampak Covid-19 selama berlangsungnya pandemi bisa mengadu ke Crisis Center Covid-19 Pemkab Batola.

“Kepada warga yang merasa memenuhi, baik kurang mampu atau belum menerima bantuan termasuk bagi yang terdampak Covid-19 seperti kena PHK dan lainnya bisa mengadu ke Crisis Center Covid-19 Pemkab Batola.
Nanti dilakukan verifikasi dan jika memenuhi akan diberikan bantuan,”cecarnya.

Dalam kesempatan itu, pimpinan BNI KCP Marabahan Ali Hartono menyampaikan, KCP BNI Marabahan sendiri mendapatkan alokasi penyaluran sebanyak 1.365 KPM.

“Persyaratan yang harus dipenuhi KPM untuk pencairan, selain harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 juga harus melengkapi beberapa formulir dan pencocokan data dari Dinas Sosial,”jelasnya.

Kemudian, Kadinsos Batola Fuad Syekh menambahkan, total penerima BLT Kemensos di Batola terdapat 15.004 orang yang tersebar di 17 kecamatan.

“Bantuan terbanyak tersebar di Kecamatan Alalak, Tabunganen, dan Tamban,”sebut Fuad Syekh.

Penulis : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *