1 Positif Corona, Warga Banua Anyar Terapkan PSBK

  • Whatsapp
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) yang diterapkan oleh warga lingkungan Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Meski baru terdapat 1 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, warga Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin tetap memutuskan untuk mendirikan posko Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK).

 

Bacaan Lainnya

 

Salah satu warga yang saat itu kebetulan sedang berjaga di lokasi tersebut M Husnaini mengatakan, Posko PSBK yabg dibangun scra swadaya oleh masyarakat itu mencangkup 5 RT yang ada di Kelurahan Banua Anyar. Yaitu dari RT 01 sampai dengan RT 05.

“Penjagaan di posko ini berfungsi sebagai pengawasan terhadap aktivitas warga, baik yang ada di dalam wilayah ini, maupun dari luar,” ucapnya pada awak media, Selasa (26/05/2020) siang.

Dalam sistem penjagaan, pihaknya sepakat untuk menutup jalur alternatif yang biasa digunakan warga untuk memasuki wilayah yang dikenal sebagai Kawasan Wisata Kuliner Kota Banjarmasin itu.

“Penutupan akses itu sudah dimulai sejak 23 Mei kemarin, dan itu sesuai dengan kesepakatan warga di 5 RT,” ungkapnya.

Pasalnya, pria yang juga bertindak sebagai Ketua RT 05 itu membeberkan, selain ditemuknnya 1 orang yang terkonfirmasi positif, dikawasan tersebut juga ada beberapa orang yang dinyatakan reaktif saat melakukan rapid test beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah dengan ada penutup ini, aktivitas warga luar kampung maupun yang ada di dalambya sudah mulai berkurang. Mereka fokus untuk tetao berada di rumah saja,” terangnya

Selain itu, pria yang akrab disapa Husai itu menyebut, pihaknya juga melakukan pembagian masker kepada warga yang kedapatan petugas yabg berjaga di posko tidak mengenakan masker.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

“Intinya, warga yang berada di lingkungan ini wajib mengenakan masker jika ingin melakukan aktivitas di luar rumah. Dan warga luar yang tidak berkepentingan tidak diperbolehkan masuk kampung kami,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui bahwa setalah secara resmi memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB jilid lll yang berjalan selama 10 hari. Pemerintah Kota Banjarmasin mengimbau seluruh kecamatan di kota Banjarmasin untuk malaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) mulai dari tingkat RT/RW.

“Kita sudah menginstruksikan kepada setiap Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pihak Kelurahan agar bisa mengkoordinir warganya untuk melakukan PSBK ini dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas warganya,” jelas Walikota Banjrmasin, Ibnu Sina kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, selama PSBB tahap III berjalan, seluruh kelurahan di lima kecamatan harus bisa melakukan PSBK tersebut.

“Kami pemerintah kota Banjarmasin sangat mengapresiasi bagi kelurahan yang sudah melaksanakan PSBK. Ini tidak lain bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Penulis : Fudael
Editor : Zakiri
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *