Gugus Tugas Covid-19 incar Asrama Haji

  • Whatsapp
DIINCAR - Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani Km 28 Landasan Ulin Banjarbaru yang diincar Gugus Tugas Covid-19 Kalsel untuk dijadikan tempat karantina Covid-19.(Anas Aliando)

BANJARBARU,Kalselpos.com Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kalsel mengincar Gedung  Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin yang ada di Jalan Ahmad Yani Km 28 Landasan Ulin Banjarbaru untuk dijadikan tempat karantina Covid-19.

“Kita ada rencana menjadikan Asrama Haji untuk tempat karantina karena gedung karantina yang ada sudah penuh semua,” ujar Wakil Ketua Harian Gugas Tugas Percepatan dan Penanganan Covid – 19 Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq kepada kalselpos.com di Banjarbaru, Kamis (21/5/2020).

Bacaan Lainnya

Diutarakan, Asrama Haji sangat memungkinkan untuk dijadikan tempat karantina karena sangat luas dan mudah terjangkau.

“Kini kita sedang menunggu keputusan Arab Saudi apakah tahun ini ibadah haji bisa dilaksanakan atau tidak. Informasi yang saya dapatkan pengumuman dari pemerintah Arab Saudi disampaikan pada 30 Mei mendatang,” paparnya.

Hanif berujar, jika sudah ada kepastian ibadah haji tahun ini ditiadakan, maka pihaknya akan segara melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjadikan gedung asrama haji menjadi tempat karantina.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Kadis Kehutanan Provinsi itu mengatakan, menurut informasi yang dia dapatkan, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin mampu menampung setidaknya 800 orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kalimantan Selatan diperkirakan akan mencapai puncak Covid-19 usai lebaran Idul Fitri.

Karena itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalsel berupaya sekuat tenaga berusaha meminimalisir penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di provinsi Wuhan itu.

“Jelang Idul Fitri semua pasar tampak penuh dengan orang belanja keperluan lebaran. Kita hanya bisa menghimbau untuk selalu menggunakan masker jaga jarak dan hindari kerumunan,” ujarnya.

Ledakan Covid-19 di Banua, papar Hanif hanya bisa ditekan apabila masyarakat mematuhi segala himbauan yang dikeluarkan pemerintah.

“Kalau himbauan diabaikan, misalnya memaksakan untuk shalat Ied di Masjid dan melakukan silaturahmi ke sanak famili, maka ledakan Covid-19 diprediksi tidak bisa dibendung lagi, semua terserah masyarakat saja lagi.  Kami sudah siapkan semuanya mulai rumah sakit, karantina, kantong mayat, peti mati dan lokasi pemakaman,” tutupnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.