PSBB tahap II berakhir, Tahap III masih ‘Pikir – pikir’

  • Whatsapp
Ilustrasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin yang secara resmi diakhiri pada hari ini (31/05/2020).

BANJARMASIN, Kalselpos.com Pemerintah Kota Banjarmasin akan mengambil keputusan terkait pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin pada Kamis 21 Mei 2020 malam ini.

 

Bacaan Lainnya

Walikota Banjarmasin Ibnu sina (dok)

 

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, keputusan untuk melanjutkan atau tidaknya program pembatasan aktivitas masyarakat itu akan ditentukan pada rapat evaluasi terkahir yang dilakukan bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Banjarmasin

“Masih 50:50 mau diteruskan atau tidak. Makanya malam ini keputusan mau lanjut atau tidak PSBB ini akan kita ambil usai rapat evaluasi,” ucapnya pada awak media disela kunjungannya di dapur umum Kolaborasi Pemko Banjarmasin di Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin, Kamis (21/05/2020) petang.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Menurutnya, ada atau tidaknya PSBB, tidak akan mempengaruhi untuk menjalankan protokol kesehatan. “Kita melihat Pemerintah Pusat juga sudah mulai melonggarkan beberapa aturan terkait PSBB,” ujarnya.

Sehingga, aktivitas kita seperti memakai masker, selalu cuci tangan, disiplin menjaga jarak serta aktivitas lainnya agar tidak tertular virus Corona akan menjadi kebiasaan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari (new-normal).

Selain itu, tanpa PSBB Satgas Kesehatan dari Tim GTPP Covid-19 Kota Banjarmasin tetap akan melakukan pemeriksaan rapid test, swab test dan tracking di seluruh klaster yang ada di Bumi Kayuh Baimbai itu.

“Untuk Satgas Sispamkota juga masih bisa dilakukan, nantinya akan digabungkan dengan Operasi Ketupat yang dijalankan oleh Polri,” ungkap mantan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Dengan demikian, ia berharap aktivitas masyarakat untuk menghindari paparan Covid-19 tidak bergantung dengan kebijakan PSBB. “Ada atau tidaknya PSBB kebiasaan menjalankan pola hidup sehat harus tetap berjalan,” tandasnya.

Sebelumnya, diketahui Pemerintah Kota dari daerah yang mempunyai julukan sebagai Kota Seribu Sungai itu telah menjalankan kebijakan PSBB hingga tahap ke-II dalam upaya memuus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah tersebut.

Kebijakan itu berlaku sejak 8 Mei dan berakhir pada hari ini 21 Mei 2020.

Penulis : Zakiri
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.