Masyarakat diminta taati kebijakan Sholat Ied di Rumah

  • Whatsapp
SURAT BERSAMA - Surat bersama antara Pemkab Tanbu dan Forkopimda serta Kementerian Agama Tanbu terkait pelaksanaan sholat ldul Fitri 1441 H di rumah masing-masing.(ist)

BATULICIN,Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ( Pemkab Tanbu) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) dan Kementerian Agama Tanbu telah bersepakat menerbitkan seruan bersama terkait dengan pedoman pelaksanaan sholat ldul Fitri 1441 H/2020 M di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dasar diterbitkannya seruan tersebut adalah melihat dan memperhatikan Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 ikhwal panduan kafilat takbir dan sholat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19, tertangal 13 Mei 2020, tentang maklumat Kapolri Nomor : Mak/2/lll/2020 tanggal 19 Maret 2020 dan juga Rekomendasi Dinas Kesehatan Tanbu Nomor T/433.2/Dinkes-Set3/V/2020.

Bacaan Lainnya

 

Masjid Agun Al-Falah di Kecamatan Simpang Empat Batulicin.(ist)

 

Mengacu kepada hal tersebut, dikeluarkanlah seruan P/433.26/1005/Kesra.2/V/2020 yang disepakati bersama, supaya umat muslim di Bumi Bersujud melaksanakan sholat Idul Fitri 2441 H tahun 2020 ini di rumah masing-masing. Tentunya bisa berjamaah bersama anggora keluarga ataupun sholat secara sendiri di rumah (munfarid).

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Dalam seruan tersebut, diwajibkan umat Islam di Tanbu mentaati dan mendukung  kebijakan pemerintah dalam penanganan percepatan pencegahan Covid-19 dengan memperhatikan protokol dan arahan kesehatan di lingkup masing masing.

Mengingat di Tanbu sudah cukup drastis angka kenaikan terkonfirmasi Covid-19, disebabkan penyebarannya dan penularannya belum terkendali di tranmisi lokal (masyarakat lokal).

Bupati Tanbu, H. Sudian Noor, mengajak dan menyerukan kepada masyarakat supaya melakukan sholat ied di rumah sebagaimana tertuang dalam seruan bersama.

Terpisah, H. Rooswandi Salem selaku Sekda Kabupaten Tanbu kepada Kalselpos.com, Kamis (21/5) siang, menyampaikan, agar kebijakan Pemkab bersama Forkopimda dan Kementerian Agama Tanbu agar dipatuhi oleh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dan seluruh pemerintahan desa di Tanbu.

“Keputusan dan seruan bersama itu merupakan suatu keputusan yang tepat dan harus diambil pemerintah sebagai langkah dan upaya guna mengurangi penyebaran Covid-19 di Tanbu yang kita cintai,” ucapnya.

Diungkapkannya, berdasarkan kajian dari Dinkes Tanbu, seluruh wilayah di Bumi bersujud rentan dan beresiko terhadap paparan Covid-19.

Perlu diingat, ucapnya, saat ini angka positif Corona di Tanbu mengalami kenaikan yang cukup signifikan bahkan prosentase mnya tidak dapat dikendalikan.

“Marilah kita bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19, untuk itu saya katakan putusan pemerintah daerah sudah sangat tepat,” ujar H. Rooswandi. 

Diharapkan, masyarakat dapat memahami dan lebih bijak lagi terkait seruan itu. “Sekali lagi saya sampaikan, tetap semangat, jangan panik dan terapkan social distancing serta waspada, agar senantiasa disiplin dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat dan selalu gunakan masker,” tukasnya.

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.