Tanbu antisipasi Transmisi Lokal Covid-19

  • Whatsapp
Deny Haryanto, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanah Bumbu.(Kristiawan)

BATULICIN,Kalselpos.com – Deteksi dan antisipasi penyebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), telah dilakukan semua elemen masyarakat.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H. Setia Budi pada Selasa (19/5), Gugus Covid-19 Tanbu lagi gencar-gencarnya melakukan tracking dan Rapid Test di berbagai wilayah. 

Bacaan Lainnya

“Mengingat jumlah angka pasien Covid-19 Tanbu cukup tinggi, kami melakukan tracking dan rapid test secara terbuka kepada masyarakat umum terutama daerah padat dan zona-zona keramaian,” ujar Setia Budi.

 

JAGA JARAK – Pasar Niaga Kecamatan Simpang Empat salah satu pasar yang menjadi perhatian Disdagri untuk
pemberlakuan jaga jarak antar pembeli dan penjual.

 

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap Klaster baru yang berasal dari transmisi lokal. Transmisi lokal ini dampak daripada klaster luar yang sudah terkonfirmasi terhadap Covid-19. Dan hal ini tentunya untuk paparannya sudah menyebar di berbagai kecamatan yang ada di Tanbu. 

“Untuk itu pada hari Selasa 19 April ini kami lakukan rapid test massal di empat kecamatan yaitu Satui, Angsana, Sei Loban dan kusan Hilir,” ucapnya.

Disebutkannya, dari 1000 rapid test yang telah disiapkan akan dibagi di empat kecamatan tersebut. “Mereka yang akan di rapid test selain para ASN, tentunya warga masyarakat seperti pedagang pasar dan kaki lima, karyawan swasta, buruh harian dan lainnya,” terang Setia Budi. 

Terpisah, H.Deny Haryanto selaku Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagri) Tanbu, saat di konfirmasi Kalselpos, Selasa (19/5) siang,  pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan turun ke lapangan secara langsung. 

“Kami sudah lakukan monitor dan sosialisasi kepada para pedagang khususnya di pasar-pasar niaga yang secara langsung dibawah naungan Pemkab melalui Disdagri Tanbu,” ujarnya.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Memang benar imbuh Deny, adanya klaster baru dari tranmisi lokal perlu diantisipasi, khususnya tempat-tempat keramaian, dan bertemunya orang banyak. 

Dijelaskan oleh Kadisdagri Tanbu, ada lima pasar niaga di Tanbu yang menjadi perhatian Pemkab tanbu, seperti pasar Simpang Empat, pasar di Batulicin, pasar di Kusan Hilir, pasar di Angsana dan pasar di Kecamatan Satui. 

“Jauh hari sebelumnya, ke lima pasar niaga yang  pengelolaannya dibawah Disdagri, sudah ada pemberlakuan jaga jarak antar pembeli dan penjual, kemudian mewajibkan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun serta pedagang wajib melindungi diri dengan masker dan hand sanitizer,” ujarnya. 

Diharapkannya, para pedagang dan masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah serta menjaga kedisiplinan menjaga pola hidup bersih dan sehat. 

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.