Bupati Batola Rakor Bansos Tunai dari Kemensos

  • Whatsapp
Bupati Batola Hj Noormiliyani Saat Rakor penyaluran Bansos dari Kemensos melalui Kantor Pos dan Bank di Aula Mufakat kantor Bupati. (Istimewa)

MARABAHAN, kalselpos.com – Bantuan Sosial (Bansos) tunai sebesar Rp 600 ribu dari Kementerian Sosial (Kemensos) disalurkan melalui kantor pos kepada masyarakat yang tidak memiliki rekening.

 

Bacaan Lainnya

 

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Fuad Syekh mengungkapkan, bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 di Batola akan terima Bansos melalui Kantor Pos maupun bank yang terhimpun dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)

“Bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening Bansos dari Kemensos akan disalurkan melalui kantor pos,”terangnya.

Tetapi bagi yang memiliki rekening Bank, maka akan dikirim via transfer bank yang terhimpun dalam Himbara.

Fuad Syekh menyampaikan Bansos tunai dari Kemensos akan diberikan selama tiga bulan dengan nilai per bulan Rp 600 ribu.

Sementara, Batola sendiri alokasi penerima bantuan berjumlah 15.005 orang. Namun sampai saat ini data yang masuk baru 4.000 dan sisanya masih menunggu.

“Data penerima sendiri berasal dari data yang dihimpun RT/RW dan dilaporkan oleh kepala desa masing-masing,”jelas Fuad Syekh kepada kalselpos.com.

Kadinsos Batola menyampaikan hal itu pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) pembagian Bansos tunai Kemensos pada Rabu tanggal 14/05 kemarin yang digelar di Aula Mufakat Kantor Bupati Batola.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Pos Banjarmasin Lilik Wahyu Saptono mengatakan, penyaluran bansos nantinya akan dilakukan di kantor pos-kantor pos kecamatan.

Dalam pelaksanaannya akan menggandeng petugas keamanan dari kepolisian.

“Untuk Kabupaten Batola kita memiliki kantor pos di 10 kecamatan. Sedangkan bagi yang tidak memiliki kantor pos kita akan meminjam tempat atau petugas yang akan datang,” ungkapnya.

Lilik menjelaskan, bagi masyarakat yang akan mengambil dana bansos wajib membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) serta mengenakan masker.

Sedangkan bagi yang tidak bisa hadir karena sakit atau lansia akan di antar ke rumah.

“Karena itu kami perlu data dari camat maupun lurah mengenai orang-orang yang penyaluran bansosnya harus diantarkan,”katanya.

Sedangkan untuk daerah perkotaan,sambung Lilik, untuk pembagiannya akan diberikan sesuai jadwal per kelurahan supaya tidak terjadi penumpukan massa.

Tentunya dalam penyaluran Bansos nanti, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengingatkan, jangan sampai menimbulkan kerumunan massa. Karenanya dalam pelaksanaan disarankan tetap mempedomani protokol kesehatan bahkan jika bisa memingkinkan agar dilakukan secara door to door.

“Kita mengharapkan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini jangan sampai terjadi penumpukan massa, terlebih dalam waktu segera Batola akan menerapkan PSBB,”tutupnya.

Penulis : Muliadi
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.