Buaya terkam gadis berhasil Ditangkap Warga

  • Whatsapp
BERHASIL DITANGKAP - Buaya Sungai Sebamban Kampung setelah berhasil ditangkap warga setempat sebelum di bawa ke penangkaran milik PT. Johnlin Group.(ist)

BATULICIN, kalselpos.com – Buaya peneror warga di bantaran sungai Desa Sebamban Kampung Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), akhirnya berhasil ditangkap dan dibawa ke penangkaran buaya milik PT. Johnlin Baratama Group.

Sebelumnya, pada Minggu (10/05) pagi, buaya itu sempat menerkam seorang gadis berusia 17 tahun hingga meninggal dunia, membuat warga geram lalu berupaya menangkapnya dengan berbagai cara.

Bacaan Lainnya

“Ya, benar beberapa warga kami telah berhasil menangkap buaya tersebut,” ujar Syaifullah, Kades Sebamban Kampung kepada Kalselpos (11/5) sore.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

 

Menurut Syaifullah, kehadiran buaya di bantaran sungai Sebamban Kampung itu sudah lama dan sering kali muncul.
“Setelah menerkam warga kami hingga meninggal walaupun korban tidak dimangsanya, itulah puncak kemarahan warga,” ceritanya.

Senin sore kemarin, lanjut Saifullah beberapa warganya berhasil menangkap buaya tersebut. Dengan cara dipancing menggunakan ayam serta bebek di subagai umpannya. “Setelah berhasil warga tangkap, kemudian di serahkan kepada BKSDH Kalsel SKW lll,” ujarnya. 

Saat dikonfirmasi kalselpos.com melalui selulernya pihak BKSDH Tanbu membenarkan hal itu. 

Muhammad Tejar salah satu angota Polisi Kehutanan BKSDA Kalsel SKW III, Selasa (12/5) pagi menjelaskan, bahwa Senin sore kemarin buaya tersebut telah mereka bawa dan diamankan di tempat Konservasi Penangkaran Buaya milik PT. Johnlin Baratama Group.

“Buayanya cukup besar, ukuran panjangnya kurang lebih 2,5 M. Sudah diamankan dalam penangkaran buaya, mengingat buaya merupakan satwa reptil yang langka dan dilindungi. Kendati buaya itu sendiri cukup berbahaya apabila di alam luar seperti halnya di sungai,” terangnya. 

Muhammad Tejar menghimbau, agar masyarakat yang bermukim di bantaran sungai selalu berhati-hati dan laporkan segera kepada pihak terkait, apa bila terlihat kemunculannya. “Buaya memang seringkali memangsa korbannya atas keganasan reptil tersebut,” ungkapnya. 

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.