Corona melanda, Nestapa Sopir Taksi Kota

  • Whatsapp
Gusti Hadi.

MARTAPURA, kalselpos.com – Corona melanda, “terpukul” semua usaha.
Ungkapan itu membuncah dari mulut Gusti Hadi, sopir taksi kota atau yang dikenal angkutan kota (angkot) yang biasa wira -wiri di Kota Banjarmasin.

Semenjak wabah Covid-19 itu melanda negeri, hingga ke kota Banjarmasin, pendapatan Gusti dan 250 sopir angkot lainnya menjadi “seret” atau tidak lancar. Bahkan dalam satu hari pendapatannya bisa kosong melompong alias nol.

Bacaan Lainnya

“Sudah setengah bulan ini kami nganggur, tidak ada sama sekali pemasukan, sementara makan jalan terus,” ujarnya menggerutu kepada kalselpos.com yang menyambanginya usai menerima sembako gratis dari salah satu partai politik, Kamis (30/4/2020).

Dalam perjalanan sejarah dirinya yang sudah lebih dari 25 tahun menjadi sopir angkot, mencatat, baru kali ini pendapatannya benar-benar terpuruk sampai ke titik nadir.

“Tiga kali hantaman badai yang kami alami sebagai sopir taksi kuning putih. Pertama kala maraknya ojek online. Kedua adanya bus angkutan umum murah, angkutan pelajar gratis yang diluncurkan Pemko Banjarmasin dan wabah Corona ini,” ungkapnya.

Gusti mengaku, ketika ojek online marak, pendapatan sebagai sopir taksi masih bisa diandalkan meski penghasilan begitu “anjlok” jika dibanding masa jayanya taksi kota di bawah tahun 2000 an.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

 

“Dalam satu hari masih bisa bawa pulang Rp100 ribu,” ujarnya.

Ketika bus umum yang diluncurkan Pemko mulai beroperasi, maka pendapatan makin berkurang. “Tinggal separonya saja lagi. Kalau bisa pulang bawa uang Rp50 ribu sudah syukur” gumamnya.

Begitu wabah Corona melanda, maka pendapatan langsung terjun bebas ke altar hamparan nasib. Tidak ada pendapatan lagi yang dihasilkan dari nyetir angkot.

“Tidak ada lagi penumpang, semua pada tinggal di rumah. Kami pun memilih menyetop armada beroperasi dan memilih nganggur,” keluhnya.

Untunglah, di tengah kegamangan meratapi nasib, ada kabar baik dari salahsatu partai politik yang perduli dengan nasib mereka.

Bersama 200 an sopir angkot lainnya, Gusti tersenyum sumringah dan tidak henti-hentinya bersyukur atas rezeki yang diterimanya di bulan Ramadhan ini.

“Terima kasih kami ucapkan kepada partai yang telah meringankan beban hidup kami. Semoga partai lain juga bisa mengikuti,” harapnya polos.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE
Penanggung jawab: SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan

Selatan dan Nasional

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *